Judul diatas saya comot dari SINI.
Saya bertanya dalam hati, apa maksutnya SBY Pengecut? dan Ahmadiyah Banci?
Apa sih arti Pengecut? Banci?
Biasanya saya melihat kearifan dan ketenangan dalam tindak tanduk, ucapan dan pemikiran seseorang yg disebut Pemimpin, apalagi PEMIMPIN SPIRITUAL/AGAMA.
tapi
tapi
tapi
apa yg saya ‘lihat’ ketika melihat, mendengar, membaca ucapan habib rizieq??? KEBENCIAN, KEMARAHAN, DAN PERMUSUHAN…
tidak puas terhadap hidup? beryukurlah…jangan marah2, jangan anarkis, jangan brutal, jangan benci, jangan2 anda yg salah, jangan2 persepsi anda yg keliru.
Hidup ini berwarna…beraneka ragam…berbeda beda…jangan anda buat sama karna memang tidak sama, berusaha membuatnya sama berarti melukai hidup, ibarat berusaha meluruskan dahan pohon yg bengkok…malah bisa patah dahannya.
Luka itu sakit, dan sakit itu derita…





Juni 11, 2008 pada 2:47 am
seperti kata GM : “berloma-lomba menuju surga dengan menciptakan neraka di dunia”
Juni 11, 2008 pada 2:49 am
Habib Rizieq juga bilang: mencari persamaan antara ahmadiyah dan ISlam = mencari persamaan antara monyet dan manusia, bukan berarti monyet = manusia
Intinya dia mau bilang ahmadiyah = monyet
ya.. demikianlah…budi bahasa seorang pembela Islam.
Juni 11, 2008 pada 2:49 am
What she (perempuan) said?
Juni 11, 2008 pada 3:21 am
Mereka buta warna mbah…
Juni 11, 2008 pada 3:51 am
Lha, justru hal-hal itulah yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin teroris, Bung…
Juni 11, 2008 pada 8:52 am
selalau ada yang begitu di dunia… fanatisme yang berlebihan akan membunuh belas kasih dan pemahaman bahwa kita sesungguhnya sama sama manusia..
Juni 11, 2008 pada 9:10 am
kok jadi kayak anak kecil ya??
nggak ngerti deh..
katanya ahli agama tapi jauh dari sifat keagamaan
eh.. ntar.. habib rizieq itu agama nya apa sih??
*kabur*
Juni 11, 2008 pada 10:02 am
> jangan2 persepsi anda yg keliru
*
tidak mungkin!! kami yang paling benar! kalian bohong! atheis! komunis! PKI! kalian semua kafiiiirrrrrrrr!!!!!!!
(modifikasi dari ucapan salah satu anggota FPI pas didemo di banyuwangi)
*kafir mbahmu
> Hidup ini berwarna…beraneka ragam…berbeda beda…
> jangan anda buat sama karna memang tidak sama,
hapuskan kewajiban pemakaian seragam sekolah! :p
Juni 11, 2008 pada 10:14 am
Saya setuju. Ahmadiyah memang monyet™. Penistaan agama™!
Juni 11, 2008 pada 10:47 am
Klo gue stuju ama Habib Rizieq…
Presiden sekarang lebih parah drpd presiden2 sebelumya. Misalnya :
SBY menaikkan BBM 3 kali, kasus lapindo terlantar d el el
http://agama.infogue.com/rizieq_sby_pengecut_ahmadiyah_banci
Juni 11, 2008 pada 3:15 pm
:: calonorangtenarsedunia : uppps..benar-benar indah
Joyo, kayaknya setiap putaran generasi selalu ada, koq bisa ya…cuma sekarang sepertinya jauh lebih sedikit….apa mungkin karena sekarang ada blog ya…
jadi suaranya engga kedengaran…
Juni 11, 2008 pada 4:29 pm
SBY…?
susah banget ya?
suka bimbang ya?
ahmadiyah?
rasulnya mirza gulam ahmad,
yang juga adalah almasih?
masa seh…?
kalau dia almasih..harusnya
dia sudah datang untuk menghancurkan salib-salib kristian…
kenyataannya rasul ini lari ke london di awal abad 20…
dan mati dihunus pedang…(kalau nggak salah sih..,atau mati ditembak)
Juni 11, 2008 pada 5:05 pm
Dan… masalah yang menyangkut hajat hidup orang banyak pun karam sudah…
Hajat hidup yang bernama BBM. Dan itu cuma karena ribut dengan kapling surga belaka.
Menyebalkan!
Juni 11, 2008 pada 5:33 pm
“I hope to merit Heaven by making earth a Hell.”
— Lord Byron, quoting a zealot in Childe Harold.
Juni 11, 2008 pada 9:01 pm
Cinta itu buta…..kate nyang dimabok cinta
Juni 11, 2008 pada 9:39 pm
Potret pemimpin Indonesia….
Juni 12, 2008 pada 5:47 pm
kutanyakan pada kalian ….
apa yang dibawa benci …
apa yang dibawa dendam …
selain kehancuran ??
Juni 12, 2008 pada 6:05 pm
kutanyakan pada kalian ….
apa yang dibawa benci …
apa yang dibawa dendam …
selain kehancuran ??
Keluarnya SKB?
Juni 12, 2008 pada 11:01 pm
@emmy & k. geddoe
andai surga dan neraka tak ada…
@qaryatisyahin
entahlah jangan2 beliau menyamar
@indra keenam
she? ups, is he her?
@riyadus
hmm bisa jg, mungkin…mungkin…
@nazieb
wah betul juga, tumben ente cerdas
@suluh
hmmm bagian dari warna dunia ya…boleh lah, tapi jgan anarkis please…
@ulan
lha beragama to? dia beragama?
lha agama kan ngajarin cinta kasih…
*bingung
@lambrtz
ya ya saya kafir…lalu? at least saya menghormati semuat sebagai makhluk hidup.
@calonorangtenarsedunia
btw apa sih arti penistaan agama? agama dijelek2kan gitu?
saya kok gak liat ahmadiayah demikian, saya malah tau ada ahmadiyah itu ya setelah ada ribut2 ini, sebelumnya adem ayem saja.
@zal
mudah2an terus berkurang, atau beralih ke bidang yg lain, misalnya marketing atau engineering, hehehe klo gitu kan bikin makmur to…ya to…
@adi isa
lho siapa yg tau, lha klo ternyata Mirza Ghulam Ahmad
beneran al-masih gimana?
siapa yg tau?
siapa yg tau?
klo ternyata seribu tahun lagi pengikut ahmadiyah semakin banyak…dan melebihi semua agama yg ada…siapa yg tau?
@alex
hehehe iya…gpp lah ini juga menyangkut masa depan bangsa dan negara, at least keepannya negara harus tegas dan sensitif dengan masalah2 sperti ini.
masalah BBM saya kira tidak akan membuat bangsa ini berdarah2,
tapi agama…fiuh…masalah agama itu berat..apalagi klo dah ada yg bunuh2an…bisa ruwet.
@daeng
lha klo punya mata dan malah bisa liat kan nanti dipanggilnya mba cinta
@goldfriend
hehehe
iya juga
@watonist
hmmm itu yang saya khawatirkan
@riyadus
dan masuk bui
Juni 12, 2008 pada 11:12 pm
anu…
(sepertinya ada yg salah paham di sini, entah mas joyo atau saya)
maksud komen saya mau nyindir orang yg saya tonton di tv, bukan mas joyonya…
maaf kalo cara penyampaian saya “kurang mengena”
Juni 12, 2008 pada 11:16 pm
eh maksud saya “kurang tepat cara penyampaiannya” –> luput dari sasaran –> kurang kena
Juni 13, 2008 pada 12:26 am
Loh…loh…Kang Joyo,
KATANYA seh, apa yang dilakukan oleh Juragan FPI tuh sesuai dengan Tulisan Kitab Suci loh…dan apa yg dilakukan adalah bentuk daripada JIHAD yang konon KATANYA lageh, klu MODIAR ( matek ) nanti wes gak pake di TANYA-TANYA sama MALAIKAT dan langsung masuk SURGA….heks..heks… EMANG SURGANYA MBAH GUNDHUL…???.
Maklum saja, Juragan FPI tuh kan orang yang memiliki dan lekat dengan KULTUR dan BUDAYA Timur Tengah, yang kerjane mung EKER-EKERAN, CAKAR-CAKARAN hanya karena masalah PERBEDAAN KEYAKINAN. Lah…sekarang opo kuwi cocok dengan Kultur Budaya Indonesia yang SANTUN, LEMAH LEMBUT, TENGGANG RASA, TEPO SLIRO…??. Wes ayo podho mikir dhewe-dhewe. Sing WARAS ayo podho NGLEREM ATINE, Sing EDAN ben diteruske EDANE…sebab mengko Alam sing Nyeleksi. Amargo BECIK KETITIK OLO KETORO. Sak BEJO-BEJONE wong kang SALAH ( luput ), isih BEJO wong kang ELING.
Mari kita BACA ( IKRO’ ) Kitab TELES yang ada di dalam diri masing-masing. Sebab Teksbook Kitab Suci apapun namanya, hanyalah KITAB KERING, MATI, BENDA DIAM dan TERBATAS. Fungsinya hanya kita gunakan sebagai LILIN untuk MENERANGI Kitab Teles dalam diri manusia agar tidak NABRAK-NABRAK dalam perjalanannya. Tuhan, Pahala, Surga, Neraka itu TIDAK ADA di dalam Tulisan Kitab-Kitab Suci. Karena semua itu hanyalah SIMBOL dan KIASAN serta KONSEP dari Manusia yang sangat terpengaruh dengan STUASI dan KONDISI pada saat itu ( jaman kolo bendho ). Jika ada Hadis yg mengatakan bahwa Al Quran itu berlaku sepanjnag Jaman, MAKNANYA apa…?? Oh…ternyata teks book Kitab Suci itu DINAMIS…mangkanya jangan dikondisikan STATIS. Yah…begini ini jadinya…RIBUT MELULU hanya karena beda CARA dalam MENYEMBAH Tuhan. Wong masalah Nama Tuhan saja bisa-bisa ADU JOTOS kok…??.
Jadi aneh saja jika ada yang NGOTOT bahwa Keyakinan seseorang jika tidak sesuai dengan tulisan salah satu Kitab Suci dikatakan SESAT, KAFIR dan MUSYRIK.
Lah…emangnya mereka-mereka itu TUHAN…???. Apa mereka-mereka itu sudah pernah ketemu dan dialog sama Tuhan…??. Jika Tuhan yang ditemui Juragan FPI itu seneng MENINDAS, MEMBERANGUS, MEMUKULI, MENGAZAB…
halah…halah…mendingan BUANG SAJA Tuhan seperti itu….!!! Carilah Tuhan yang RAHMAN dan RAHIM, Tuhan yang WELAS ASIH terhadap sesama makhluk dan membawa KEDAMAIAN, KEHARMONISAN, KESEJAHTERAAN, KEBAJIKAN dalam hidupmu….!!!. Ini baru Tuhan yang Rahmatan lil Alamin bok…!!.
Sungguh…sungguh saya SANGAT BERTERIMA KASIH sekali dengan Tontonan DAGELAN KETHOPRAK dengan judul ” FPI BRONTOYUDO ” di Monas kemarin. Karena dengan adanya Tontonan tersebut saya semakin NGERTI dan PAHAM bahwa Tuhan-ku emang RAHMAN dan RAHIM gak seperti Tuhan mereka…ha..ha…
Gubraaaaaaaaaaagggk….Diamput…jiglok soko amben toh aku…wooo..alaaaahh…ngipi toh jebule…
Nglimpruk…NGELONI Tuhan-ku sing WELAS ASIH…
Juni 13, 2008 pada 12:53 am
@lambartz
oo lha iya, saya mudeng kok, lha tanggapan saya juga cuma tak passing dek lambartz untuk dilempar langsung ke mreka yg berjubah putih itu
@santri gundhul
lha pakDe kok malah bangun dari Kesadaran, wis balik turu wae, mengko nek aku ketemu juragane habib kuwi, tak kon sare sanding pakDe bek ketularan mimpi ‘indah’ ketemu Kanjeng Gusti Hangakaryo Jagad
Juni 13, 2008 pada 1:14 am
@joyo
hohoh boleh juga tuh, saya jadi router :p
…
llah…diumpanin dong
(maaf sudah salah sangka)
@santri gundhul
hmmm…
*manggut-manggut*
o itu dagelan to…
berarti dibayar dong :p
btw bapak kok mirip gus dur yang konon katanya waktu tidur bisa mendengar obrolan orang di sekitarnya ya (padahal faktanya tidak begitu –> gus dur cuma mendengarkan kata2 pertama yg didengar waktu bangun dan langsung ngomong seputar kata2 itu aja (kata gus dur sih begitu))
Juni 13, 2008 pada 1:23 am
::cak santri, kitab telas butuh banyu toh… lha banyune nangendi.. lha wong terdampar nang padang tandus… lho iki lagune The rollis tah.. ???
Juni 13, 2008 pada 11:23 am
@…Kang Joyo,
Mengko nek wis ketemu Juragane Habib kuwi, tolong kongkon wae ketemu Kakang-ku Zal neng Sumatra. Soale Kang Zal kuwi SPECIALIS ( ahline ) nangani wong sing BRANGASAN…heks..heks..
@…Mas Lambrtz,
Aku gak ngomong loh nek mereka DIBAYAR…??
He..he…kok nyamain aku dengan Gus Dur, yah gak lay yauuuw..
Saya yah saya….aku yah aku…Klu aku Gundhul, lah Gus Dur kan gak.
@…Kang Zal,
Sampeyan kok suwe gak nulis meneh seh Kang, wes TAMAT bahasane yoh Kang.
Lah…BANYUNE kan wes ono neng tengahe Samodrone dhewe-dhewe toh Kang, carane nggoleki yo kudu dadi Bimo dhisik ( maksune MENELADANI perilakune Bimo ) lak ngono tah Kang…??.
Juni 13, 2008 pada 2:24 pm
::Kang santri, iyo e, rembulan sedang tertutup awan, ngga ene cahaya yang memantul.., lha mungkin agar awak melaku-laku nang tunjungan…
he..he.. iyo, mun awak e koq yo dipadakne.. karo africa.. mboten seimbang sam…
Juni 13, 2008 pada 7:24 pm
Saya juga bingung penistaan agama itu apa. Mungkin yang disebut penistaan kalo ada orang kristen teriak2 di gereja bahwa yesus itu fiksi belaka.
Juni 15, 2008 pada 4:07 pm
Kang DJOYO,
Aku mo pamit dulu dari pergulatan di dunia MAYA ini. Ada PEARJALANAN yang harus aku selesaikan Kang.
Sepurone nek ono tindak-tandukku sing KURANG AJAR karo sampeyan yoh Kang..??.
Nuwun..lanjut dan terusin olehmu MBABAR KAWERUH ” ASAH, ASIH lan ASUH ” karo sapodho-padhane makhluk yoh Kang.
Wuuuuuuzzz…Plaaaaaaaazzz..Plaaaaaaaazzzz…
Juni 15, 2008 pada 9:14 pm
aku ingin Indonesia yang damai
maaf ya dah lama ngga mampir di sini
lagi nyiapin acara kopdar di medan
silahkan mampir di blog saya liat laporannya
Juni 16, 2008 pada 2:10 pm
Lha Paus Urbanus II malah mengobarkan perangsalib, juga Buoos kalimatnya juga mirip-mirip.
Juni 16, 2008 pada 8:29 pm
kang,gus dur karo rizieq iku durung tau mati,tapi ko ngomongonge wis koyo wong sing nggawe mati? lah,sing ngguyu lak wong ahmadiyah. Udahlah, indonesia itu lagi susah,mau makan susah, mau minum susah, bentar lagi mungkin nafas aja musti bayar,mending ente-ente nyang ngaku punya umat/jamaah banyak pada duduk bareng trus ngaji dah tu Qur’an,cari halaman berape yang nerangin gimana caranya supaya harga beras murah lagi,anak gue bisa nyusu lagi,baru dah ane angkat jempol.kalo perkara mati-matiin orang mah gak usah kita,tungguin aja,ntar juga pada mati sendiri,ga peduli die kafir apa kagak.iye gak???
Juni 16, 2008 pada 8:43 pm
Do you know that people from around the world knows Indonesia for our hospitallity and kindness and sense of society.Now,because some of irresponsible act of some crazy people with religious background,my beautifull country is known for their destructive behaviour and it makes me so sad and mad!!!!All of you that knows the true about Indonesian people will realise that they(who confess to everyone that they are ulama,kyai,or anything) are not worth to be followed,i dont care if their name is Gusdur,Rizzieq,or anything.Dont follow them,their NUTS!!!!!!!!
Juni 20, 2008 pada 5:19 am
ribut2 terus kapan tentrem-e
Juni 24, 2008 pada 7:33 am
@debu semesta
ndak perlu gusdur atawa fpi
dari Al Quran nerangin supaya harga beras turun (alias take home pay/ bayaran naek)..
–baca surah Al Waqiah, tiap malem sekali—jimat anti miskin
–baca shalawat 1000-5000 tiap tengah malem trus munajat—
–shadaqoh—memperlancar rizki—
anak sd juga tauk
Juli 3, 2008 pada 6:20 pm
padahal Islam sejatinya adalah agama yang membawa pada kedamaian…
Juli 10, 2008 pada 3:46 pm
Yup, setuju ma islamiccommonroom
Tapi, kalo dipikir2, sebenernya kayak FPI itu perlu loh..
Kan kalo FPI beraksi, tempat2 prostitusi bisa berkurang, kejahatan berkurang, preman2 jadi g semena2…
Kan Pulisi g bs nanganin yg kyk gt2.. Kalo pulisi bisa c, g perlu ada FPI2-an..
Juli 14, 2008 pada 12:05 pm
iki jamane perang nyilih klambi
amung kumara ngadepi rawuhipun Ratu Adil
Juli 21, 2008 pada 10:48 am
halagh FPI…
emang jantan bgt nih organisasi… mainnya keroyokan, gebukin emak2, panglimanya ngumpet… sangat berjiwa KSATRIA!
Juli 23, 2008 pada 10:19 am
Kata-kata yang keluar mencerminkan isi otak pengucapnya, gitu kan Joyo.. hehehe…
Juli 30, 2008 pada 11:12 am
saya juga heran katanya negara ini bhineka tunggal Ika, tapi kok ada perbedaan aja ributtt…
Agustus 30, 2008 pada 9:40 am
asal bunyi kali. atau mungkin memang otaknya kosong,tanda denyut.he..he..
September 9, 2008 pada 12:07 pm
Yang banci itu lo : joyokusumo atau gaykusumo atau whatevah, dan juga kalian2 semua yang bisanya cuma menghina Habieb Rizieq, justru kalian itulah yang banci2 keparat! Aku nggak tau agama kalian di KTP apa, tapi kalau kalian membela Ahmadiyah (termasuk juga di dalamnya menghina orang yang memerangi mereka) itu sudah KAFIR namanya! Ahmadiyah sudah habis2an melakukan penghinaan terhadap Islam, saat ada orang yang tegak menentang mereka, kalian hina…. BINASALAH KALIAN SEMUA WAHAI KEPARAT!
September 9, 2008 pada 12:39 pm
*gelar kacang*
*rebus tikar*
September 10, 2008 pada 10:26 pm
Islam is the most violent and annoying religion!!!
September 13, 2008 pada 12:53 am
@Hasan Husin
silahkan berkaca pada tulisan anda sendiri…
tidak perlu psikolog untuk mengetahui kepribadian seseorang dari cara bicara ato tulisannya.
dan klo saya baca tulisan anda, ya….ndak jauh2 beda sama sang Habib, penuh kebencian dan kemarahan, … ada apa to sebenarnya kok anda2 ini marah2 terus…??? heran saya
@Kopral
ini kopinya
@gaykusumo
ya ya seperti kata greet wilder
September 20, 2008 pada 3:02 am
::coba di cek dulu tanggal terakhir postingan di blog ini, 11 Juni 2008, sepertinya blog ini harusss…updaaaateeeee….
oh ya…dengan yang marah-marah…suruh angkat sumpah saja…siapa yang paling benar…
September 22, 2008 pada 3:57 am
@ joyo
Tinggal tunggu berapa lama sang kriminal – Riziq akan divonis
September 22, 2008 pada 4:01 am
@ Joyo
Habib ? Habib itu guru. memang Rizieq itu gurumu ?
kenapa saia sebut Rizieq saja ? Karena namanya memang Riziq, kenapa saia sebut Shihab ? Karena Shihab adalah nama marga. Seperti Quraisihab seorang ulama islam moderat. jadi cukup dengan sebutan
Rizieq yang hina saja
September 22, 2008 pada 4:04 am
ralat : Kenapa saia tidak sebut Rizieq Shihab ? cukup Rizieq
September 26, 2008 pada 12:43 am
Dari dulu pakai isu itu2 aja, hai umat beragama …. dari dulu sampai sekarang terus mempermasalahkan isu sara yang sarat dengan politisir, sadar nggak sih …. orang kafir yang elu sebut aja bisa ngatur negara dengan baik bahkan sangat maju. Indonesia yang dibutuhkan adalah nasionalisme bukan premanisme kayak FPI … hingga komoditas politik untuk mengelabuhi rakyat. Emang klo indonesia itu negara islam apa orang2 kaya reject itu bisa jamin makmur …? tau apa ia soal negara dan bangsa …. amerika bisa bangun negara dan bangsanya dengan mengandalkan semangat kebersamaan dan pluralisme …. emang elo menggugat ahmadiyah soal islam, apa islam itu punya mbahmu tok. Sekolah to le le …. dari dulu timur tengah gak iso tentrem !!!!! india dan pakistan masih bagusan india…. ngaca lo
September 26, 2008 pada 12:51 am
Islam sebenarnya di indonesia itu PENJAJAH, mau tau bukti ? Dari dulu sebelum Islam datang ke Indonesia sudah ada Hindu-Budha dan dapat hidup berdampingan dengan damai, adil makmur. Hingga punya Icon besar sekelas Piramid yaitu Borobudur, Memang kebesaran suatu bangsa di jaman itu ditentukan dengan besarnya Icon yang konon sebagai sumber Ilmu.
Lha trus Islam datang ke Nuswantoro hingga Mojopahit yang begitu tersohor jatuh oleh mataram yaitu ke tangan anaknya sendiri yang Islam. setelah itu kerajaan cerai berai dan banyak kerajaan kecil2 hingga mudah untuk dihasut dan dijajah oleh bangsa asing…. mau tau alasannya? krn harga diri bangsa udah tidak punya lagi, dan ajaran2nya selalu menutup diri dari kehidupan dunia luar. sungguh ajaran yang membawa indonesia terpuruk hingga detik ini, karena mental2 yang selalu menutup diri …. OPEN YOUR HEART, OPEN YOUR MIND, BE WISE
September 26, 2008 pada 12:57 am
O ya lupa aku jelasin penjajah yang lainnya.
Belanda dan Jepang sebenarnya mereka itu datang ke Indonesia adalah merampok, bukan menjajah. Terbukti kebudayaan kita tidak pernah mengikuti belanda/jepang. cara berpikir maupun bahasanyapun berbeda pula. Lain dengan agama timur tengah yang melekat di indonesia …. mendarah daging, hingga bermental tempe semua, mulai gemar ngemis hingga elit politik yang rakus akan kekuasaan, jadi klop deh … semrawut kabeh.
Perkenalkan Aku : Sang penikmat Budaya Jawa
November 5, 2008 pada 11:53 am
Di dunia ini jelas ada dua, wanita lelaki, kutub utara kutub selatan, dialektika juga terjadi antar 2 kutub, so kalau orang sudah terjebak kepada 1 kebenaran (monotheisme), yang terjadi The Evil That Men Can Do. Kebenaran itu 2 bukan 1.
November 6, 2008 pada 6:09 pm
ada apa sih ini ribut-ribut…
berisik…berisik…
November 6, 2008 pada 10:13 pm
@all
, but thanks udah mampir
maap gak bisa komen satu2
November 7, 2008 pada 7:51 pm
Mas Joyo
Hari ini 8 november 2008 saya beli koran kompas headline-nya
“Premium Rp 5.500 Per Liter”
Sekarang saya tanya, bagi yang beli kompas hari ini, apakah headlinenya berbeda?
kalo ya maka
Saya yang salah baca
atau
Penerbitnya yang salah cetak?
kalo koran dan Quxxx bedanya apa?
salam
November 7, 2008 pada 7:54 pm
weleh, salah…hari ini 7 november…berarti memang saya yg salah baca hehehe
November 9, 2008 pada 4:38 pm
November 19, 2008 pada 11:12 am
Assalamualaika! Mencermati forum ini aku terus terang merasa malu jadi orang Indonesia. Rasanya kok ga ada yg bisa dibanggain, banyakan malu-maluinnya. Susah buat nyari kebenaran kl bangsa ini bangsa yang ramah-santun apalagi berbudaya adiluhung. Semua terjebak dlm lingkaran setan, bagai ayam dan telur. Awal2nya sih lumayan, sesuai threadnya, tapi makin kesini makin asal, makin kabur antara ngejelekin HR [Habib Rizieq] sama ngejelekin diri sendiri! Gw kasian juga ama elu2 jangan sampe terlalu malu. Ingatlah, cuman satu telunjuk mengarah ke org lain tapi tiga mengarah langsung ke dada kita. Dan janganlah juga mempermalu diri dgn ngomongin hal2 yg ga kita kuasai bener2. Siapa bilang Indonesia sblm Islam damai? Dan sebetulnya, apakah lo pikir orang pertama di nusantara dulu udah beragama Hindu-Budha? Jangan bikin orang ketawa, proses masuknya religi baru selalu begitu. Kebenaran juga hanya ada satu, ga ada setengah benar ato kurang benar, jangan campuradukkan dengan hal lain.
Soal Al-Qur’an? Hehe, kebetulan dan Alhamdulillah gw muslim. Walau banyak yang ngejelek-jelekin setidaknya dari mulai di tulis tangan ampe sekarang kitab gw itu paten banget, ga ada ralat, edisi revisi apalagi versi baru, semua seperti dari sononya.
Ah, indahnya, kapaan ya bisa ketawa2 enak seperti saat ini… ;p
November 19, 2008 pada 12:13 pm
Ada nyang klewat. Amerika? kebersamaan n pluralisme? Plis deh ah! Coba lo ngomong kaya gitu sama kulit item, sitting bull n keturunannya, juga ama imigran2 latin, Tukul sih ga ada apa2nya.
Desember 27, 2008 pada 3:37 am
FPI!??!! Dari namanya aje udah salah!!! Front Pembela Islam. Emg yg belain orang2 islam itu front?? kemana org2 islam mengadu ketika ditindas? ketika sakit hati? ketika kecewa? emg minta pembelaan ama front? ya sama alloh lah!!! pantesan di dunia arab sono gak pernah damai, lah wong org2 nya kaya hababi berisik gitu kelakuannya…dinegara mana umat islam bisa hidup damai dengan umat yang lain? di mumbai kayanya heheheheheh
woi sidekick kulit item ape kabarnya di amerika sekarang?gw denger udah jadi blackhouse itu yg tadinya whitehouse…yg dulunya budak aja, sekarang udah jadi presiden karena yg pemilihnya 75% kulit putih.coba kalo di arab sana. manusia itu tidak sama derajatnya. budak ya budak. emang kita bisa milih mo lahir sebagai kulit apa? islam itu dibangun diatas pedang, so gak mgkn ada damai….
Desember 27, 2008 pada 1:19 pm
I enjoy reading every writing of your post. Every topic is a “FACT” The truth hurts.
Keep the good work !!
Februari 16, 2009 pada 9:02 am
Well, atu kasus aja belum buktiin apapun. Inga, dia toh baru yg pertama setelah berpuluh sebelumnya. denger lg ini: amrik br punya anggota parlemen muslim di abad ke-21 ini. maksud gw semula jg bkn mo ngejelekin pluralitas amrik, cuma kl mo dijadiin contoh plis jangan negara itu deh, msh banyak negara2 lain kok. dlm hal ini amrik justru lebih parah dari kita. ya bisa dimaklumi juga kalau isi kepala orang2 sini sangat amerika. mrk korban invasi budaya bertahun2 yg sayangnya jangankan ke sono buat ngebuktiin, eh paspor aja kaga punya. yg laen, pas giliran ada rizki ga dikasi visa. pas dikasi visa, tau juga susahnya idup di amrik, numpuk dah di kanada, which is not bad, actually better.
yah apa mo dikata, kebodohan n ketidaktahuan emang diampuni sama hukum juga. tp kl kt gw sih, kl ga tau bener baikan diem deh. kecuali kl bnr2 tau, wajib hukumnya ngasih tau org lain yang masih berselimut kegelapan. kayak mas yang diatas tadi, kita harus ngargain dia punya pengalaman. walaupun kita tau tak mudah bg dia bwt nyeritain kisah getir dlm hidupnya. tapi itu dia anggap sbg kewajiban bwt ngasih tau yg lain agar jgn sampe deh jadi budak di arab!
Sekian.