Selamat Waisak, semoga semua makhluk tercerahkan, bahagia dan perdamaian terwujud.
All that we are is the result of what we have thought. If a man speaks or acts with an evil thought, pain follows him. If a man speaks or acts with a pure thought, happiness follows him, like a shadow that never leaves him.
Siddharta Gautama






Mei 20, 2008 pada 3:09 pm
Kita sepertinya terprogram untuk triune.
Bila kristen punya trinitas, maka buddha punya tripitaka dan tri suci. Hindu punya trimurti.
Btw, saya agak kecewa dengan buddh. Katanya ia meninggalkan anak dan istrinya untuk bertapa bertahun2. Dan saat anaknya lahir di berinama “belenggu telah tiba”
Not so good, isn’t?
Mei 20, 2008 pada 4:23 pm
selamat waisak….
Mei 20, 2008 pada 8:27 pm
dunia selalu punya sisi kelamnya..
begitupun dengan mereka yang tercerahkan..
selamat waisak..
Mei 20, 2008 pada 8:58 pm
selamat waisak. Bagaimana istilah khas di kalangan budha ?
Mei 20, 2008 pada 11:47 pm
Selamat merayakan waisak untuk saudara-saudara yang menganut agama Buddha
Mei 21, 2008 pada 10:59 am
selamat waisak
Mei 21, 2008 pada 11:39 am
selamat waisak..
minal aidin walfaidzin..
*di kemplang*
Mei 21, 2008 pada 1:24 pm
Selamat Waisak bagi umat Buddha
Mei 21, 2008 pada 4:30 pm
@daengfattah
triune? wah saya ndak tau
hehehe
pada saat meninggalkan anak istri, sang Buddha masih muda, sama seperti kita, beliau binggung dan gundah, resah juga menderita, dan mungkin pergi meninggalkan istana dan keluarga adalah jalan keluar yg terpikir saat itu.
hmmm saya sih maklum, itu menunjukkan bahwa beliau manusia biasa seperti kita semua.
yaah at least beliau ndak membunuh orang atau berperang
@suluh, alex, nindityo, daeng limpo
selamat semoga semua berbahagia dan damai
@menggugat mualaf
konon begitulah hidup, menjadi hidup karne berwarna warni, bahkan ada juga yg berwarna kelam
@robert manurung
selamat juga, wah maaf saya ndak tau, saya bukan penganut agama Buddha, hanya suka dengan ajaran sang Buddha
@ulan

sama sama
*bletak*
Mei 21, 2008 pada 6:24 pm
Akhirnya posting juga
Selamat hari kebangkitan nasional juga
Mei 22, 2008 pada 7:54 pm
selamat waisak….
*asali pipes dari komentar Suhu merangkap idola
*
Mei 23, 2008 pada 2:58 am
mas / mbak yang merayakan waisak, selamat waisak
Mei 23, 2008 pada 12:02 pm
ok deh selamat buat yg ngerayainnya…… gw tunggu ntar kalo pas lebaran idul fitri mas joyo ngucapin juga gak yah…. penasaran nih….. ini tentu akan dijadikan poin penilaian saya buat mas joy…
Mei 26, 2008 pada 7:17 am
Budha tidak pernah membunuh dan berperang.
Muhammad berperang tapi belum pernah membunuh (dengan kedua tangannya).
Tapi kenapa hollywood menggambarkan biara shaolin mentradisikan kungfu, untuk berkelahi dan saling membunuh. Dan menggambarkan karikatur Muhammad berkalung granat, Jugaaa membahkan kata perang pada salib. Sapaa yang gemar berperang?
Selamat Waisak bagi yang merayakan…
Mei 28, 2008 pada 1:19 am
@qua
apa bedanya menyuruh membunuh dengan membunuh dg tangan sendiri? apalagi yg menyuruh adalah pimpinan.
hmmm saya tidak sendang membicarakan shaolin, dan…lagipula anda melihat berita/mendngar berita bahwa ada shaolin membunuh??? sendangkan makan daging pun tidak.
Juli 14, 2008 pada 12:11 pm
semoga setiap manusia berbahagia
semoga setiap makhluk berbahagia
Januari 30, 2009 pada 10:52 pm
pendeta shao lin mempelajari bela diri tujuan utamanya untuk kesehatan tubuh dan untuk mempertahankan diri, dan kalau sempat untuk menolong yang lemah. karena di jaman dulu itu banyak penyamun.
tidak ada dalam ajaran agama budha yang namanya perang suci, perang untuk membela agama budha!
perang ya perang!itu adalah masalah politik manusia saja.
April 13, 2009 pada 2:12 pm
dah mau waisak lagi ne…