<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Sedikit Jawaban dan Banyak Pertanyaan untuk Soopo</title>
	<atom:link href="http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 03:09:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: dwtarki</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1291</link>
		<dc:creator>dwtarki</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 05:18:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1291</guid>
		<description>manusia terikat oleh ruang dan waktu. penggalan kisah hidup kita adalah puzzle yang harus membentuk wujud (ini semua telah digariskan oleh Tuhan) tinggal kita bagaimana memerankannya. manusia mempunyai akal pikiran, hati dan perasaan yang semua itu bisa dimanfaatkan secara sempurna bila kita mampu mengasahnya. INGAT.... MANUSIA MEMPUNYAI KETERBARASAN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manusia terikat oleh ruang dan waktu. penggalan kisah hidup kita adalah puzzle yang harus membentuk wujud (ini semua telah digariskan oleh Tuhan) tinggal kita bagaimana memerankannya. manusia mempunyai akal pikiran, hati dan perasaan yang semua itu bisa dimanfaatkan secara sempurna bila kita mampu mengasahnya. INGAT&#8230;. MANUSIA MEMPUNYAI KETERBARASAN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Suluh</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1181</link>
		<dc:creator>Suluh</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 07:33:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1181</guid>
		<description>@haniifa: sama sama mas.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@haniifa: sama sama mas.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: haniifa</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1179</link>
		<dc:creator>haniifa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 05:48:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1179</guid>
		<description>@mas Hwah 
Duhhh... terimakasih banyak mas pencerahannya, semoga Allah selalu merahmati mas (&lt;del&gt;sekeluarga kalau udah nikah lho...&lt;/del&gt;) serta handai taulan, Amin
Salam kenal mas Hwah.  ;)

@mas Suluh
Waahhh... bagaimana mungkin orang sebaik mas Suluh yang telah memberikan penerangan hati saya yang gelap jadi semaking terang &lt;i&gt;(bhs. sunda: suluh = kayu bakar, untuk memasak nasi)&lt;/i&gt;
Jujur saja mas, pada hekekatnya kita semua merasa prihatin terhadap bencana-bencana yang menimpa tanah kelahiran kita.
Apalagi tadi diberita ada gempa bumi di P. Sumatra, duh.. seandainya kita punya alat Seismograph secangking negara-negara adikuasa tentunya, kita bisa memperingatkan... terlebih dahulu untuk mengurangi kerusakan yang lebih parah, walaupun takdir tidak bisa kita tolak.
Saya yang mohon maaf sama mas Suluh, jika ada kata baik secara redaksional maupun secara kontektual menyakiti hati mas Suluh (khususnya), umumnya kepada rekan-rekan bloger.

Wassalam, Haniifa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mas Hwah<br />
Duhhh&#8230; terimakasih banyak mas pencerahannya, semoga Allah selalu merahmati mas (<del>sekeluarga kalau udah nikah lho&#8230;</del>) serta handai taulan, Amin<br />
Salam kenal mas Hwah.  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@mas Suluh<br />
Waahhh&#8230; bagaimana mungkin orang sebaik mas Suluh yang telah memberikan penerangan hati saya yang gelap jadi semaking terang <i>(bhs. sunda: suluh = kayu bakar, untuk memasak nasi)</i><br />
Jujur saja mas, pada hekekatnya kita semua merasa prihatin terhadap bencana-bencana yang menimpa tanah kelahiran kita.<br />
Apalagi tadi diberita ada gempa bumi di P. Sumatra, duh.. seandainya kita punya alat Seismograph secangking negara-negara adikuasa tentunya, kita bisa memperingatkan&#8230; terlebih dahulu untuk mengurangi kerusakan yang lebih parah, walaupun takdir tidak bisa kita tolak.<br />
Saya yang mohon maaf sama mas Suluh, jika ada kata baik secara redaksional maupun secara kontektual menyakiti hati mas Suluh (khususnya), umumnya kepada rekan-rekan bloger.</p>
<p>Wassalam, Haniifa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Suluh</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1178</link>
		<dc:creator>Suluh</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 03:56:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1178</guid>
		<description>@haniifa: oh ada kata kata saya ya yang menyakiti? maaf kalau begitu... boleh ditunjukkan dimana letak kesalahan saya sampai menyakiti mas haniifa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@haniifa: oh ada kata kata saya ya yang menyakiti? maaf kalau begitu&#8230; boleh ditunjukkan dimana letak kesalahan saya sampai menyakiti mas haniifa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hwah</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1176</link>
		<dc:creator>Hwah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 02:22:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1176</guid>
		<description>Terakhir
Tetapi jangan sampai berpikir, karena Tuhan menakdirkan saya sesat maka biarlah saya sesat dan menyesatkan orang lain.
Berpikir menyalahkan Tuhan tsb di atas adalah hasil pemikiran IBLIS, jangan diikuti karena iblis arah tujuannya ke neraka.
Betapapun adanya iblis / setan itu musuh selamanya buat manusia.
Jadi harus dimusuhi. Godaanya dari Adam sampai akhir zaman sama saja, bahwa tuhan lebih dari satu dan bukan Allah, atau menyangkal keberadaan Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terakhir<br />
Tetapi jangan sampai berpikir, karena Tuhan menakdirkan saya sesat maka biarlah saya sesat dan menyesatkan orang lain.<br />
Berpikir menyalahkan Tuhan tsb di atas adalah hasil pemikiran IBLIS, jangan diikuti karena iblis arah tujuannya ke neraka.<br />
Betapapun adanya iblis / setan itu musuh selamanya buat manusia.<br />
Jadi harus dimusuhi. Godaanya dari Adam sampai akhir zaman sama saja, bahwa tuhan lebih dari satu dan bukan Allah, atau menyangkal keberadaan Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hwah</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1175</link>
		<dc:creator>Hwah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 02:09:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1175</guid>
		<description>Muncul lagi pertanyaan apa bedanya Rasul dengan manusia biasa?
Bedanya adanya mujizat yang dibawanya dan kemampuan untuk memahami dan memahamkan orang lain tentang Tuhan, dari segala segi. Kalau begitu bisa dong kita-kita jadi rasul dan bikin agama lagi?
Kenapa nggak..!
Dosa kagak?
Tanya aja diakhirat nanti setelah manusia bangkit dari kematian.

Yaaaa dalam konsep Islam memang semua perbuatan manusia di dunia ini nantinya setelah manusia hidup lagi/usai kiamat akan diminta tanggung jawabnya/ diadili.  lalu masuk surga atau neraka.

Ada debat lagi surga atau neraka adalah hasil imajinasi manusia.
Jawabnya:: penolakan adanya surga dan adanya neraka juga hasil imajinasi manusia. Biasanya karena takut mempertanggungjawabkan perbuatan buruknya. 

Ada debat lagi: kalau beramal jangan karena surga tetapi karena Allah, jawabnya, lha Allah memberi kita surga mosok kita tolak.

Akhirtnya kembali ke zaman Origenes debaat lagi, 
Jawabnya kalau bingung kembali ke AlQuran dan sunnah,

muncul lagi debat
Ada Tuhan? agama ciptaan  Tuhan?? AlQuran suci? dan seterusnya, begitulah sunnatulah akan terus berlaku sepanjang zaman.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Muncul lagi pertanyaan apa bedanya Rasul dengan manusia biasa?<br />
Bedanya adanya mujizat yang dibawanya dan kemampuan untuk memahami dan memahamkan orang lain tentang Tuhan, dari segala segi. Kalau begitu bisa dong kita-kita jadi rasul dan bikin agama lagi?<br />
Kenapa nggak..!<br />
Dosa kagak?<br />
Tanya aja diakhirat nanti setelah manusia bangkit dari kematian.</p>
<p>Yaaaa dalam konsep Islam memang semua perbuatan manusia di dunia ini nantinya setelah manusia hidup lagi/usai kiamat akan diminta tanggung jawabnya/ diadili.  lalu masuk surga atau neraka.</p>
<p>Ada debat lagi surga atau neraka adalah hasil imajinasi manusia.<br />
Jawabnya:: penolakan adanya surga dan adanya neraka juga hasil imajinasi manusia. Biasanya karena takut mempertanggungjawabkan perbuatan buruknya. </p>
<p>Ada debat lagi: kalau beramal jangan karena surga tetapi karena Allah, jawabnya, lha Allah memberi kita surga mosok kita tolak.</p>
<p>Akhirtnya kembali ke zaman Origenes debaat lagi,<br />
Jawabnya kalau bingung kembali ke AlQuran dan sunnah,</p>
<p>muncul lagi debat<br />
Ada Tuhan? agama ciptaan  Tuhan?? AlQuran suci? dan seterusnya, begitulah sunnatulah akan terus berlaku sepanjang zaman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hwah</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1174</link>
		<dc:creator>Hwah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 01:49:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1174</guid>
		<description>Tambahan::  Otak- insting- kemampuan berpikir-ilham baik/buruk, semuanya itu adalah ciptaan Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tambahan::  Otak- insting- kemampuan berpikir-ilham baik/buruk, semuanya itu adalah ciptaan Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hwah</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1173</link>
		<dc:creator>Hwah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 01:44:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1173</guid>
		<description>Ada juga pendapat bahwa agama adalah hasil kebudayaan manusia, pemikiran tersebut (bukannya menuduh) terlahir karena rasa &quot;mengabaikan/mengkerdilkan Tuhan, artinya Tuhan membutuhkan makluk, seperti pemikiran demikrasi.
Tetapi kan boleh juga berpendapat bahwa kebudayaan manusia adalah buah karya Tuhan, karena kebudayaan berasal dari pemikiran, sedangkan pemikiran baik atau buruk (ilham yang baik atau buruk) muncul di otak manusia, walaupun ilham buruk itu dikipasi oleh iblis yang juga telah diizinkan untuk menyangkal.
Kalau kebudayaan ciptaan Tuhan, agama adalah hasil kebudayaan maka dalam premis logika agama adalah ciptaan Tuhan.
Ada juga memang yang menganut kebebasan berpikir, tapi dalam kenyatannya kebebasan berpikir melahirkan banyak pertannyaan yang malah mungkin tidak bisa terjawab, itu sama saja&quot;bodoh&quot; kan, artinya kebebasan berpikir juga membawa efek ketidak tahuan.
Secara logika bebas mana orang yang berpikir-dengan orang yang tidak berpikir? Jadi apa artinya kebebasan itu? Contoh orang barat banyak mengagungkan kebebasan, tetapi saat kebebasan menyinggung orang lain dan dilawan, maka pihak yang melawan tadi biasanya dianggap &quot;lawan&quot;, kenafa yaa tidak berpikir bahwa yang melawan itu adalah sahabat karib? Artinya bangsa barat masih belum bebas dari standart yang mereka buat sendiri. :-)   :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada juga pendapat bahwa agama adalah hasil kebudayaan manusia, pemikiran tersebut (bukannya menuduh) terlahir karena rasa &#8220;mengabaikan/mengkerdilkan Tuhan, artinya Tuhan membutuhkan makluk, seperti pemikiran demikrasi.<br />
Tetapi kan boleh juga berpendapat bahwa kebudayaan manusia adalah buah karya Tuhan, karena kebudayaan berasal dari pemikiran, sedangkan pemikiran baik atau buruk (ilham yang baik atau buruk) muncul di otak manusia, walaupun ilham buruk itu dikipasi oleh iblis yang juga telah diizinkan untuk menyangkal.<br />
Kalau kebudayaan ciptaan Tuhan, agama adalah hasil kebudayaan maka dalam premis logika agama adalah ciptaan Tuhan.<br />
Ada juga memang yang menganut kebebasan berpikir, tapi dalam kenyatannya kebebasan berpikir melahirkan banyak pertannyaan yang malah mungkin tidak bisa terjawab, itu sama saja&#8221;bodoh&#8221; kan, artinya kebebasan berpikir juga membawa efek ketidak tahuan.<br />
Secara logika bebas mana orang yang berpikir-dengan orang yang tidak berpikir? Jadi apa artinya kebebasan itu? Contoh orang barat banyak mengagungkan kebebasan, tetapi saat kebebasan menyinggung orang lain dan dilawan, maka pihak yang melawan tadi biasanya dianggap &#8220;lawan&#8221;, kenafa yaa tidak berpikir bahwa yang melawan itu adalah sahabat karib? Artinya bangsa barat masih belum bebas dari standart yang mereka buat sendiri. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />    <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: haniifa</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1172</link>
		<dc:creator>haniifa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 01:44:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1172</guid>
		<description>@mas Hwah
&lt;b&gt;Alhamdulillah....&lt;/b&gt;
Ternyata kita seri ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mas Hwah<br />
<b>Alhamdulillah&#8230;.</b><br />
Ternyata kita seri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hwah</title>
		<link>http://joyokusumo.wordpress.com/2008/03/25/sedikit-jawaban-dan-banyak-pertanyaan-untuk-soopo/#comment-1171</link>
		<dc:creator>Hwah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 01:26:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joyokusumo.wordpress.com/?p=103#comment-1171</guid>
		<description>@Haniifa
1.Bukti kalau Tuhan ada : ada ciptaanNYA.
2.Bukti Muhamad utuasan Tuhan : beliau membawa surah-surah dari Tuhan.
3.Bukti AlQuran Aseli dari Tuhan : Semua yang ada di dunia ini kan aseli ciptaan Tuhan. Misal mobil aselinya ciptaan Tuhan, mulai dari bahan-bahan pembuatannya(bijih besi dll), ilmu mesin/termodinamika, ilhan seni ntuk rancangan desain, bahan karet untuk ban, pasir kwarsa untuk kaca, ilham kabaikan dan kefasikan, semuannya kan aseli ciptaan Tuhan.
4.hak memilih juga ciptaan Tuhan, artinya mau percaya Tuhan atau tidak itu terserah manusianya, semuanya ada tempat akhirnya sendiri-sendiri, termasuk hak untuk berkreasi.

Timbul pertanyaan, kalau begitu kitab-kitab lain juga aseli ciptaan Tuhan, jawabnya adalah YA.  Tapi kalau kemudian menjadi berubah juga karena takdir Tuhan, karena Tuhan telah mengizinkan iblis untuk mempengaruhi manusia agar menyangkal adanya Tuhan.
Kalau begitu AlQuran juga disangkal, YA, tapi Tuhan memberi jaminan untuk menjaga kesucian AlQuran, lewat banyak orang-orang yang diberi ilmu.

Sebenarnya pemikiran/debat tentang kitab suci telah ada sejak zaman filsuf Origenes-dikarenakan tidak adanya peninggalan tulisan nyata dari nabi terdahulu. Sedangkan Turunnya Nabi Muhammad dengan AlQuran adalah untuk menjawab kehirukpikukkan pemikiran tentang Tuhan.

Bukti AlQuran dari Tuhan yang lain adalah khasiatnya-dan ungkapannya nyata.  Misal;
Bagi yang meyakini, memahami, AlQuran maka jika diperdengarkan ayat-ayat AlQuran hatinya menjadi sejuk, selamat, berserah(islam) hanya kepada Allah, bukan kepada orang, alam, atau pemikiran2.
Bagi yang tidak mempercayai AlQuran maka jika diperdengarkan ayat2 AlQuran atau disebut tentang AlQuran dadanya serasa sesak, seperti mendaki bukit, berusaha mencari dalil-dalil untuk menolak.
Yang mungkin lupa adalah rasa was-was/keraguan, keraguan itu adalah datangnya dari syaitan hingga untuk belajar AlQuran dengan melawan syaitan, melawan keraguan, bukan memupuk-mupuk keraguan, Kalau masih tidak percaya bisa diperbandingkan dengan kitab lain, tetapi kalau menemukan kebenaran dalam Islam biasanya akan muncul pendapat, bahwa Islam hanya mengakui yang paling benar adalah IsLam, Islam menganggap orang lain &quot;sesat&quot; dll, dan akhirnya menjadi debat lagi. Begitulah sunnatulah dari zamanAdam sampai akhir zaman, karena menurut ISlam manusia diturunkan ke muka bumi itu untuk diuji keimanan kataqwaan dan ketawakalanya.:-) :-):-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Haniifa<br />
1.Bukti kalau Tuhan ada : ada ciptaanNYA.<br />
2.Bukti Muhamad utuasan Tuhan : beliau membawa surah-surah dari Tuhan.<br />
3.Bukti AlQuran Aseli dari Tuhan : Semua yang ada di dunia ini kan aseli ciptaan Tuhan. Misal mobil aselinya ciptaan Tuhan, mulai dari bahan-bahan pembuatannya(bijih besi dll), ilmu mesin/termodinamika, ilhan seni ntuk rancangan desain, bahan karet untuk ban, pasir kwarsa untuk kaca, ilham kabaikan dan kefasikan, semuannya kan aseli ciptaan Tuhan.<br />
4.hak memilih juga ciptaan Tuhan, artinya mau percaya Tuhan atau tidak itu terserah manusianya, semuanya ada tempat akhirnya sendiri-sendiri, termasuk hak untuk berkreasi.</p>
<p>Timbul pertanyaan, kalau begitu kitab-kitab lain juga aseli ciptaan Tuhan, jawabnya adalah YA.  Tapi kalau kemudian menjadi berubah juga karena takdir Tuhan, karena Tuhan telah mengizinkan iblis untuk mempengaruhi manusia agar menyangkal adanya Tuhan.<br />
Kalau begitu AlQuran juga disangkal, YA, tapi Tuhan memberi jaminan untuk menjaga kesucian AlQuran, lewat banyak orang-orang yang diberi ilmu.</p>
<p>Sebenarnya pemikiran/debat tentang kitab suci telah ada sejak zaman filsuf Origenes-dikarenakan tidak adanya peninggalan tulisan nyata dari nabi terdahulu. Sedangkan Turunnya Nabi Muhammad dengan AlQuran adalah untuk menjawab kehirukpikukkan pemikiran tentang Tuhan.</p>
<p>Bukti AlQuran dari Tuhan yang lain adalah khasiatnya-dan ungkapannya nyata.  Misal;<br />
Bagi yang meyakini, memahami, AlQuran maka jika diperdengarkan ayat-ayat AlQuran hatinya menjadi sejuk, selamat, berserah(islam) hanya kepada Allah, bukan kepada orang, alam, atau pemikiran2.<br />
Bagi yang tidak mempercayai AlQuran maka jika diperdengarkan ayat2 AlQuran atau disebut tentang AlQuran dadanya serasa sesak, seperti mendaki bukit, berusaha mencari dalil-dalil untuk menolak.<br />
Yang mungkin lupa adalah rasa was-was/keraguan, keraguan itu adalah datangnya dari syaitan hingga untuk belajar AlQuran dengan melawan syaitan, melawan keraguan, bukan memupuk-mupuk keraguan, Kalau masih tidak percaya bisa diperbandingkan dengan kitab lain, tetapi kalau menemukan kebenaran dalam Islam biasanya akan muncul pendapat, bahwa Islam hanya mengakui yang paling benar adalah IsLam, Islam menganggap orang lain &#8220;sesat&#8221; dll, dan akhirnya menjadi debat lagi. Begitulah sunnatulah dari zamanAdam sampai akhir zaman, karena menurut ISlam manusia diturunkan ke muka bumi itu untuk diuji keimanan kataqwaan dan ketawakalanya.:-) <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> :-)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
