Berhubung saya ini orang Jawa tulen, cuma bisa basa Jawa, Indonesia, dan sedikit Inglish (Indonesia – English), dan karena saya tidak sempat lagi belajar bahasa lain seperti misalnya bahasa Arab ato India karna bagi saya tidak terlalu bermanfaat, maka adakah yg bisa bantu saya menjawab pertanyaan berikut, berkaitan dengan heboh karikatur nabi Muhammad yg diterbitkan media Denmark.
Apa dasar tidak diperbolehkannya karikatur/ gambar/ patung nabi Muhammad? (apakah hal tsb tercantum dalam Al-Quran?)
(maaf) sebab klo menurut saya, dari beberapa artikel berita yg saya baca di media lokal Indonesia, tidak ada alasan jelas apalagi fundamental mengenai protes umat Islam terhadap masalah ini. Muslim tersinggung, gitu saja. So ada yg bisa bantu saya njawab pertanyaan diatas? Syahbal?





Februari 26, 2008 pada 2:54 pm
*nunggu Syahbal*
Februari 26, 2008 pada 2:58 pm
wah, kalo soal beginian, saya nunggug fatwa mas dana, ajah, hehehe
boleh apa ndak sih?
Februari 26, 2008 pada 3:48 pm
Wah, saya juga tidak tahu bro.
Februari 26, 2008 pada 4:27 pm
Saya mau jawab, tapi saya bukan syahbal.. Boleh??
Februari 26, 2008 pada 4:40 pm
@danalingga, sawali tuhusetya
yah…
@deking
gak ada hubungannya sama angka2 yo bro
@qzink
boleh
Februari 27, 2008 pada 4:48 am
kalo boleh urun pendapat…
Setahu saya ulama-ulama memang sepakat untuk tidak memperbolehkan membuat wajah nabi..lukisan2 ttg wajah Rasulullah SAW dan nabi2 yang lain. Pernah Nonton “The Messenger” gak ? nah di sana peran nabi Muhammad SAW bahkan tidak ditunjukkan sama sekali…Hal ini dikarenakan agar tidak ada terjadi pengkultusan thd wajah Rasulullah SAW dan agar tidak disalahgunakan.
Perkara masyarakat muslim tersinggung adalah karena mereka membuat karakter nabi secara visual….apalagi dengan gambar (baca : dengan misi yang tidak baik) yang tidak menyenangkan..
Wallahualam..
Juni 20, 2009 pada 4:02 pm
bagai mana bisa kita mencintai nabi klo kita tidak bisa melihat wajahnya???
Februari 27, 2008 pada 5:40 am
Hmmmmm……
Apa yah……
Saya juga bingung..
*ah lagi-lagi iman saya gonjang-ganjing gara-gara blog ini
Februari 27, 2008 pada 6:18 am
Orang heboh…kok nggak boleh toh?
Februari 27, 2008 pada 6:19 am
truz apa dasarnya juga kalau gambar Nabi Muhammad boleh dijadikan karikatur apalagi patung?
Februari 27, 2008 pada 6:21 am
pertanyaan diatas adalah pertanyaan saya…. numpang nanya di blognya mas Joyo bolehkan?
—kulonuwun ya Mas—
Februari 27, 2008 pada 6:32 am
jawaban ini bukan dari seorang yang paham agama, ini sekedar analisis logis saja.
Muhammad SAW atau pengikutnya belajar dari “kesalahan” yang telah dibuat oleh agama2 sebelumnya yang akhirnya menjadikan figur pembawa pesan menjadi sosok yang disembah, bukannya memusatkan perhatian pada pesannya itu sendiri. Hal ini bisa kita lihat pada Buddha dan Isa Al Masih. Pembuatan gambar dan patung memang bisa mengarah ke sana.
Sejarah agama kristen juga pernah mengalami penghancuran segala macam patung dan gambar karena dianggap menjadi berhala (logika yang sama dipakai oleh Islam), namanya gerakan ikonoklas. Bisa digoogle atau diwiki: “iconoclast”, kalau mau tahu lebih lanjut. Namun mereka kalah secara politis dan akhirnya pembuatan patung dan gambar diteruskan sampai sekarang.
Februari 27, 2008 pada 6:36 am
sedih
Februari 27, 2008 pada 10:36 am
@syelviapoe3
jadi kesepakatan ulama2 ya…hmmmm ok
thanks ya pendapatnya
@nazieb
walah kok malah bingung to mas, ya dah ngantri dulu dibelakang nunggu jawaban
@deang limpo
lha, saya bukane ndak boleh ada yg heboh lho, lha wong inul bikin heboh saya malah suka
nah klo gak ada dasar melarang nggambar nabi Muhammad kan berarti boleh (netral) tu nggambar beliau (walopun nggak ada dasarnya boleh), nah tinggal kontent gambarnya saja sekarang menghina ato tidak.
@oni suryaman
jadi untuk mengindari pengkultusan ya, hmmm ok, ditampung
thanks mas/pak
@landy
lha kok malah sedih?
*bingung*
Februari 27, 2008 pada 11:24 am
::mungkin suapaya engga timbul pertanyaan baru, koq yang di saya engga begitu gambarnya….halah…
Februari 27, 2008 pada 11:38 am
Tumben belon ada dalil yang mampir ke sini? Atau memang nggak ada dalilnya ya?
*masih menunggu*
Februari 27, 2008 pada 2:28 pm
pakai dalil aqli sajalah.
“saya menunjuk buah dan menyuruh si A mengambilkan untuk saya”, menurut anda apakah si A akan mengambil tangan saya yang menunjuk atau mengambil buah”, menurut logika saya yang masih awam ini, untuk apa menanyakan dalil sesuatu yang sebenarnya tidak penting-penting amat.
Februari 27, 2008 pada 2:30 pm
dalil aqli lainnya :
Karena pertama, kita tidak tahu persis seperti apa rupa Rasulullah. Kedua, penggambaran fisik Rasulullah dapat mencemarkan imej dirinya yang baik dan menimbulkan ekses-ekses yang tidak kita inginkan, misalnya disembah atau dilecehkan. Terkait dibuatnya sekumpulan karikatur oleh para kartunis Denmark, saya pikir itu merupakan bukti konkret dari kekacauan yang bisa timbul ke permukaan. Karena mispersepsi, Rasulullah dilukiskan sebagai manusia yang ganjil…benar-benar tidak pada tempatnya…
Februari 27, 2008 pada 10:22 pm
::daeng limpo, pernah dengar tentang sebutan “Nur Muhammad” , coba kaitkan…, pertemuan dalil naqli dan aqli akan ada…
Februari 28, 2008 pada 12:26 am
Doh, menurut saya sih selama orang yang melukis muhamad tidak dengan metafor yg macem2 kayak waktu orang melukis buraq atau menggambar muhamad dgn pedang di tangan kiri dan quran di tangan kanan sih, gak masalah yah..
Maaf, soal dalil-dalilan pake bahasa ngarab ato ngibrani saya gak ngerti, euy..
*nunggu fatwa sesat untuk Joyo*
Februari 28, 2008 pada 2:12 am
wah…maaf saya mungkin salah tangkap dan salah masuk kamar….ini obrolan sufi ya…maaf atas keterangan saya yang dangkal.
–salam–
Februari 28, 2008 pada 2:18 am
Walah, kalo sufi saya ndak ikutan.
Daeng, tahu nggak dalil pengharaman gambar, sepertinya itu bisa di pakai tuh.
Februari 28, 2008 pada 2:52 am
wah saya nggak tau dalil2 begini karna saya juga nggak ngerti bahasa arab
mungkin bisa jadi untuk menghindarkan pengkultusan.
seperti yang di bilang oleh oni dan zal.
tapi mungkin lebih karna sudah tidak bisa dibenarkan kebenaran gambarnya sesuai dengan aslinya.
coba jaman dulu sudah ada photo yah?
apa masih dilarang?
Februari 28, 2008 pada 2:56 am
tapi kalau buroq bukannya itu hinaan bangsa quraish terhadap nabi waktu israk mikraj?
badannya seperti onta nafsunya seperti kuda dengan kaki kuda bersayap dengan kepala wanita seakan akan selalu mengejar wanita kemana-mana?
tapi itupun menurut omongan2 tak ada dalil dan bukti jelas ttg keterangan itu.
sedih
Februari 28, 2008 pada 7:00 am
apa toh.. koq malah nanya saia.. y saya ndak tau lah.. baca alquran n hadist (klo g bisa bahasa arab, ada koq terjemah indonesianya, sunda n jawa jg ada)
truz lgy apa Rasulullah pernah membolehkan gambar atw patung..
y jlas muslim marah lah..
truz saya mau nanya.. klw pun muslim itu ndak pd marah.. apa fungsi dr gambar itu??
Februari 28, 2008 pada 12:21 pm
Woh… ane kagak bisa ngomen kalo soal beginian…
Tafi ane mau berpendapat saja deh…
1. Pernah liat gambar (visualisasi) Gadjah Mada, Hayam Wuruk, Judge Liang, Liu Bei, Prabu Siliwangi dan para tokoh yang direkam oleh sejarah dunia? Mungkin pernah, kalo belom satu saat akan menemukannya dalam buku-buku. Lalu apakah ada yang protes, marah, tersinggung? Tidak ada. Kenafa? Karena mereka bukan manusia yang menyandang gelar kenabian, di mana ketika predikat kenabian telah dilekatkan oleh Allah SWT, maka setiap tindak-tanduknya menjadi rujukan bagi ummatnya. Bahkan bentuk wajah dan keluruhan fisiknya juga akan “memberikan pengaruh” terhadap ummatnya dalam pelaksanaan syariat.
2. Visualisasi terhadap seseorang tanpa rujukan atau sumber yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan adalah sebuah kebohongan. Gambar atau lukisan para Nabi, para sahabat bahkan para tokoh sejarah pada umumnya (khususnya pada saat belum ada teknologi perekam gambar; photo), pada dasarnya adalah sebuah “kebohongan” karena lebih didasarkan pada hasil imajinasi seseorang. Sama seperti pada point pertama, jika yang dijadikan objek imajinasi adalah manusia yang tidak menyandang gelar kenabian, maka reaksinya tidak akan seperti halnya ketika seorang Nabi dijadikan sebagai objek imajinasi. Maka ketika seseorang atau siapapun membuat visualisasi Nabi Muhammad, dapat dipastikan bahwa hal tersebut adalah hasil imajinasi dan bisa dikategorikan sebagai kebohongan. Nabi sendiri pernah menyatakan:
من كَذَبَ عليَّ مُتَعَمِّدًا فلْيَتَبوأ مقعده من النار
“Barang siapa secara sengaja telah membuat suatu kebohongan mengenai aku, maka hendaklah yang bersangkutan mempersiapkan suatu tempat di neraka” Kebohongan yang dimaksudkan Nabi SAW di sini bukan hanya persoalan membuat hadist palsu, termasuk di dalamnya adalah menyatakan kepada orang lain bahwa dirinya mimpi bertemu Nabi SAW, dan membuat visualisasi beliau SAW.
Kenapa menggambarkan wajah dan bentuk fisik Nabi dipandang sebagai sebuah kebohongan? Sederhana saja jawabannya; Tidak ada satu orangpun pada saat ini yang pernah bertemu Nabi lalu mengabadikannya oleh kamera, film, atau melukisnya secara langsung
Lalu, bagaimana halnya dengan para sahabat Nabi? Apakah mereka pernah melukis beliau? Tidak pernah sama sekali, karena Nabi SAW melarang ummatnya untuk membuat lukisan atau patung makhluk hidup. Hukum ini masih dipegang oleh sebagian ummat Islam, sebagian lagi menganggap boleh menggambar dengan objek makhluk hidup karena memandang adanya desakralisasi terhadap lukisan dan patung.
Demikian khutbah jumat ane kali ini, terimakasih
*ditendang ke jurang*
Februari 28, 2008 pada 12:23 pm
Komen terfanjang!!!
Februari 28, 2008 pada 12:24 pm
Kagak lupa…. nyamfah!!!
*difecut:
Februari 28, 2008 pada 6:39 pm
@zal
mungkin juga bgitu, entahlah
@danalingga
mungkin gak ada dalilnya, tapi mosok si gak ada dalilnya, kan kitab terlengkap sepanjang masa dan mencakup segala hal
@daeng limpo
sekedar ingin tau pak, soalnya ntar klo sumber nya dari Wiki dibilang gak valid wong buatan ‘barat’
lha patung/gambar Buddha dan Yesus banyak juga Pak, tapi justru penganut agamanya jadi dewasa dan mengerti bahwa patung/gambar tsb hanya sekedar simbol,
saya sering melihat patung Buddha tergeletak ditanah bahkan kadang hanya dbuat kepalanya saja dan sering antara satu pematung dg yg lain beda, tapi justru ini ndak menimbulkan kultus ato pelecehan, dan menurt saya ini disebabkan orang terbiasa dg bentuk2 tersebut, yakni patung dan gambar tadi biasa dan malah jadi tidak sakral (mungkin), so mana yg lebih mendewasakan pemeluk agamanya?.
saya juga sering melihat tulisan arab yg kata pemiliknya berbunyi Muhammad dan Allah dipasang di dinding2 rumah pemiliknya, kadang juga ada ayat Kursi ditempel diatas pintu, nah hal2 seperti ini bukannya juga simbol2 yg disakralkan yg bisa mjadi objek penyambahan, yah minimal orang yg memasang nya tersugesti bahwa rumahnya bebas dari Setan dan jin jahat.
dan klo mo jujur tulisan Arab bagi kebanyakan orang dijadikan jimat lho, padahal entah juga tulisan tersebut bunyi dan artinya apa
@zink
ah saya tau situ gak bakal bisa jawab, apalagi pake dalil2
@bedh
entah lah bro, itu yg saya coba cari tau
@syahbal
lha itu karna mereka tau klo muslim bakal marah makanya gambar2 itu dibuat, untuk motivasi knp gambar itu dibuat, silahken tanya langsung ama yg mbuat gambar.
mungkin sekadar naikan popularitas saja…entah
@cabe rawit
waduh puanjang bener kutbahnya,
makasih ztad udah diceramahin
saya pikir kok itu tergantung ajaran agamanya masing2 ya, kristen dan buddha nyatanya santai2 saja sama visualisasi nabi2 mereka.
tapi bukannya kita juga tidak tau apakah semua ini (termasuk kitab2 dan hadist) itu bohong atau tidak, lha wong nabi sendiri gak pernah nulis (maaf klo pernyataan saya menyinggung), bukankah selama ini masing2 umat agama (islam, kristen, buddha, dll) sekadar YAKIN bahwa kitab2 itu benar diajarkan oleh nabi masing2, tanpa ada satu pun nabi yg menuliskan sendiri ajarannya dalam bentuk tulisan (kitab)
klo soal photo memphoto, jaman segono saya kira banyak pelukis dan pemahat, ingat jaman yunani dan romawi kan? nah para filsuf dan raja2 romawi juga dibuat visualisasinya, jadi sbnarnya nggak ada alasan jaman tersebut nggak ada camera atau alat sejenis.
tapi saya mengerti bahwa kehadiran ajaran Islam sebenar nya adalah sebuah revolusi di dunia arab pada saat itu, revolusi dari agama politheism ke monotheism, yg salah satu gerakannya adalah pembersihan berhala (patung2 dan lukisan
tuhan2dewa2)Februari 29, 2008 pada 3:13 am
Ane bukan ustadz, afalagi Habib… Ane kagak ada hubungan sodara sama Habib Rizq pimpinan FPI (Front Pembela Islam)
Bang Joyo kagak baca teliti samfah ane yang indah di atas.
*ngasih jus cabe*
Pan ane bilang kalo dalam soal visualisasi makhluk hidup pada saat ini, ulama Islam berbeda pendafat. Bagi yang memboleh -dengan syarat tertentu-, melukis, menggambar atawa memahat patung makhluk hidup diperbolehkan karena adanya desakralisasi terhadap visualisasi tersebut.
Terus, soal penganut agama laen yang adem ayem aja terhadap visualisasi para nabi mereka, ini karena adanya perbedaan doktrin keagamaan menyangkut masalah ini. Maka, sikap yang jarus dikedafankan oleh kita dalam hal ini adalah sikap saling menghormati kefercayaan orang lain, tidak sekedar berlindung di balik kebebasan HAM dan berekspresi.
Coba bayangkan, kalo kemudian ada orang yang membuat lukisan atao fatung yang diklaim sebagey wujud atau rupa Tuhannya ummat Kristiani? Afa kemudian kita cukup belga pilon dengan bertanya, “emang Tuhan kamu kagak boleh digambar ya? Ada dalilnya kagak?”
Atao kita membuat lukisan hasil imajinasi kita sendiri mengenai sosok Yesus yang sedang telanjang bulat, maryam yang sedang masturbasi, Muhammad yang sedang berhubungan badan dengan istrinya?
terus ketika kita diprotes, kita jawap: Ini HAM!!! Ini hak berekspresi!!!
Ini masalah penghormatan terhadap kesakralan suatu ajaran agama ato kefercayaan. Kalo para filsuf atawa raja-raja yunani divisualisasikan, yang “mensakralkan” mereka itu siapa?
Jadi mao divisualisasikan seferti afafun, kagak bakalan menuai protes orang laen.
Demikian pemafaran ane buat fagi ini, terimakasih.
*diulek Joyo*
Februari 29, 2008 pada 3:16 am
Bang Joyo sudah sesat!
*menebar fitnah kejam*
*kabur*
Februari 29, 2008 pada 5:32 am
hai..ikut nimbrung ya..
om, aku ga bs ikut jawab pertanyaannya yach..
(*takjub liat komen yg panjang2)
Maret 1, 2008 pada 4:02 am
Apaan ya? sebabnya?.
Kaitanyya dengan kartun, saya pikir ya wajar lah kalau tersinggung.
Coba jika posisi berbalik, Yesus atau Budha Gautama yang diposiskan seperti yang dikartun, pasti pada protes. Jadi ya sebaiknya saling menghargai saja, ndak usah nyulut api…..
Sudah tahu wilayah ini sensitif, kok malah dimain-mainkan….
Sepakat Keep menghargai kan?
Maret 1, 2008 pada 12:04 pm
Orang islam kayaknya gak tau kalau tumbuhan itu juga mahluk hidup. Buktinya kalau dimesjid gambar manusia ama hewan gak boleh ada, tapi tanaman boleh. Katanya lagi, kalau gak salah, ada hadist yang bilang kalau nabi melarang gambar mahluk hidup. Nah mahluk hidup itu bagi mereka adalah hewan dan manusia. Tumbuhan nggak .
Maret 1, 2008 pada 4:08 pm
@daeng fattah
hwakakakakak.. bener tuh, kenapa tumbuhan boleh sementara hewan gak yah??
Pertanyaan Daeng jenius euy..
*nunggu dalil yang menyebutkan pu’un bukan makhluk hidup*
Maret 1, 2008 pada 4:26 pm
saya baca saja!
Maret 1, 2008 pada 4:57 pm
@mas joyo
Karikatur, lukisan, patung, lagu, tari dsb adalah hasil cipta manusia melalui “imajinasi” nya, yang dicurahkan menjadi suatu bentuk, suara / nada, atau gerakan.
“imajinasi” adalah karunia Sang Maha Pencipta yang ditempatkan Nya untuk kesempurnaan makhluq NYA. Segala yang DIA ciptakan, ngga ada yang sia-sia, semua diliputi oleh citra NYA.
Secara langsung atau tidak langsung karya seni ini adalah berasal dari sang Maha Pencipta.
Jadi…??? kenapa di protes…??? Protes aja sama yang punya “kuasa & kehendak”, berani..???
DIA yang AWAL dan DIA yang AKHIR adalah segala “tujuan”.
Jalan menuju “tujuan”, amat sangat sulit, melalui jalan terjal, mendaki penuh dengan kerikil tajam… hanya “sedikit” manusia yang beruntung, yang diperjalankan melalui jalan ini… hanya “sedikit”.
Dalil (biar kaya ustadz, dikit..) :
Dan mereka berkata : “Hati kami tertutup”. Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka karena keingkaran mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman. (Sapi betina: 88).
Dengan symbol yang “disamarkan” saja, hasilnya… hanya “sedikit”. apalagi kalo simbol-simbol ini dinyatakan / dijelaskan…??? makin “sedikit” atuh… “jalan”NYA akan sangat mendaki, makin terjal dan semakin banyak kerikil yang lebih tajam…
karena KASIHNYA maka, “ikat”lah unta itu baru engkau bertawakal…
begitu boss…
*bagi kyai langitan, seperti… (maaf) Mr. ZL, Mr. DL… -lempar body
– karikatur, patung, lagu, syair dsb. itu ngga jadi masalah, itu hanya budaya manusia yang hanya terfahami “kebenaran relatif”… jauh berbeda dengan kebenaran mutlak yang terfahamkan oleh para kyai ini. Jadi silahkan aja terus berkarya…, tapi inget-inget ummat*
Maret 1, 2008 pada 11:10 pm
pokoknya gak boleh …………titik
****sambil cari kupluk dan sarung****
Maret 1, 2008 pada 11:54 pm
@daeng fattah
saya setuju dengan pendapat anda bahwa tanaman termasuk mahkluk hidup, tapi ngomong-ngomong menurut anda apakah tumbuhan itu ciptaan Tuhan?…wah kadang-kadang saya perlu tahu juga nih pemikiran anda?
–salam–
Maret 2, 2008 pada 3:20 am
@daeng fattah
lha…… orang atheis malah kagak tahu siapa yang menciptakan dirinya….? mengapa mesti bingung….?
Maret 2, 2008 pada 4:52 am
@cabe rawit
iya saya paham, yg saya tanyakan adakah dalil nya? tapi klo memang benar kanjeng nabi Muhammad sendiri melarang dirinya di visualisasikan ya berarti ndak boleh (oleh beliau, bukan oleh kitab)
*
jadi bukan nggak masalah nggak ada alat untuk memvisualisasikan beliau, karna jaman2 segitu lukisan dan pahatan sudah banyak ahlinya.
*nyodorin jus cabe rawit
@ratna
ya nonton juga boleh
@perempuan
ah iya, knp si mereka buat karikatur2 itu? pasti ada sebabnya, memancing kemarahan umat Islam kah?
setau saya karikatur (apapun gambarnya) dibuat umumnya untuk menyampaikan sindiran. entahlah kenapa wartawan2 denmark itu nyindir pake karikatur beliau.
@daeng fattah
weh ada yg gitu juga ya, baru tau saya
@zink
pohon itu bukan makhluk idup soalnya gak bisa kemana2, diem aja
@peyek
monggo
@abah dedhot
weh dah lama gak keliatan
pa kabar bah?
wah klo yg ini saya gak ikut2
bagi saya juga tidak
sekadar ingin tau saja, soalnya protesnya kenceng banget sampe2 saya noleh, sebenarnya pengen berlalu, tapi tertarik juga untuk menggoda
@daeng limpo
iya iya, gak boleh
tapi mana dalil nya ??
Maret 3, 2008 pada 2:38 am
@daeng fattah
Ini penyamarataan namanya. Saya berharap komen Anda itu satir, dan bukan ad-hominem ringan.
Masalah fenomena gambar makhluk hidup sudah pernah dibahas panjang lebar jauh sebelum ini. Silakan buka blog kawan – kawan yang lain bila ingin tau jawabannya.
@Joyo
Sebenernya semua komen di atas sudah mewakili pendapat saya. Memang penggambaran Nabi sangat tidak dianjurkan untuk menghindari adanya pengultusan terhadap sosok sang Nabi dan bukannya Tuhan itu sendiri.
Manusia cenderung lebih percaya kepada yang ‘wujud’ ketimbang yang ‘gaib’. Sehingga penggambaran Nabi dikhawatirkan akan melencengkan manusia dari iman kepada Tuhan dan lantas menyembah Nabi yang jelas2 ada di hadapannya. Lagi, ini cuma pendapat saya lho.
Maret 3, 2008 pada 3:23 am
Halah…halah….
kita kok jadi BEREBUT TULANG tanpa DAGING..
Kita kok jadi RIBUTIN KULIT tanpa ISI…
Kultur Budaya Arab sono bisa jadi melarang hal itu ( membuat gambar Nabinya ) Lah..kita-kita ini yang terlahir pada jaman BUKAN di jamannya nabi Muhammad bin Abdullah ( fisik ) dan lain Negara pula, kenapa harus ribut yah…Mo digambarkan ato tidak, yang jelas kebanyakan dan faktanya Muhammad telah menjadi SOSOK manusia yang DIKULTUSKAN, DISUBYO-SUBYO melebihi Tuhan sendiri toh…??.
Dalam banyak perenungan, saya kadang tertawa terpingkal-pingkal…kok aneh banget yah saya ini yang terlahir sebagai orang Jawa, harus NGOTOT untuk bisa mengerti bahasa Nabi ( Arab ) yg sama sekali gak saya mengerti. Lalu apa manfaatnya yah buat saya…??. Kalau buat saya saja gak ada manfaatnya, apalagi buat orang lain…??
Bukankah dah jelas kalau para pemberi PETUNJUK ( Had ) akan memberikan Pencerahan dan Petunjuk sesuai dengan BAHASA suatu KAUM…??. Lah..lah… saya kan BUKAN orang ARAB…???. Untungnya saja Teks book Kitab Suci ada yang terjemahkan dalam bahasa Indonesia, Andai tidak…???
Pasti sama sekali gak ada MANFAATNYA buat saya….yah gak..yah gak…
Jadi tetap saja saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Orang yg telah menterjemahkan tulisan Arab dalam Bahasa Indonesia.
Lalu pertanyaan saya, Apakah TUHAN hanya akan menerima dan MEREKOMENDASIKAN manusia-manusia yang hanya berbahasa Arab saja masuk dalam benteng-Nya..???.
Halah…halah….
JUJUR saya gak mau disuruh MENYEMBAH TUHAN yang DISKRIMINATIF seperti itu.
Aku…adalah Ingsun SEJATI,
Ingsun ada di dalam RASAKU,
Kata orang Arab ” Wafi Sirri Ana ” Di dalam SIRR ada AKU,
Yah…di dalam RASA itulah ada AKU,
Ingsun SEJATI menyatukan serpihan-serpihan AKU karena EGO yang telah memecah belah.
Ingsun SEJATI memegang kendali semua ke-EGO-an ku.
Jadi….HARUSKAH saya NGAMUK, MARAH, ANGKAT Pedang…ketika ada orang yang mencoba MENGGAMBARKAN Muhammad bin Abdullah dalam versi Kartun, Karikatur, Lukisan..?? Ah…GAK NGARUH deh…
Mestinya kita-kita harus MAWAS DIRI dan INSTROPEKSI DIRI..
Ngeloyor pergi….menutupi muka….
Maret 3, 2008 pada 8:16 am
saya jd bingung skarang.. koq pada pede yah ngomongin kayak beginian.. truz pk ada yg mengkomeni mengenai larangan melukis makhluk hidup.. ktnya rasul melarang melukis makhluk hidup kecuali tumbuhan.. lalu apakah tumbuhan bukan makhluk hidup? baca dulu hadistnya say.. disitu yg dilarang bukanlah makhluk hidup.. tp sesuatu yg memiliki RUH atau NYAWA.. dan bila kita TERPAKSA lukislah POHON atau benda yg tidak memiliki RUH atau NYAWA.. jd apakah dalam hadist tersebut dikatakan mengenai makhluk hidup..tidak.. tp mengenai RUH atau NYAWA..
Maret 3, 2008 pada 8:28 am
@santri gundhul
bukankah tulang lebih mahal dr pd daging?
bukankah kulit lebih laku dr pd isi?
kt siapa Muhammad lebih dikultuskan dr pd tuhan?
kenyataannya..
ahmadiya, alqiadah, lia eden, de el el.. malah membuang Muhammad dan menggantinya dgn yg br..
syiah melebihkan pd Ali K.W.
dan salafi tidak pernah melebih kan Muhammad dr pd Allah..
jadi?
memang bahasa arab mah bukan buat orang jawa,sunda, bahkan arab sekalipun..
tp bahasa arab mah buat ORANG YANG BERFIKIR..
MAWAS DIRI dan INTROSPEKSI DIRI seperti apakah yg hrs kita lakukan?
Maret 3, 2008 pada 10:25 am
@…Mas Syahbal
Salam kenal yah mas he..he..
Mawas Diri dan Instropeksi Diri yg harus kita lakukan entuh…
Kenapa Umat manusia di luar AGAMA dengan nama ISLAM sampek berbuat begonoh terhadap Muhammad bin Abdulah ( Nabinya umat yang beragama dengan nama ISLAM ). Pahami dulu yg saya makudkan loh yah…ISLAM sebagai nama Agama berbeda dengan ISLAM yang SEJATINYA sebagai Pedoman Hidup.
ISLAM adalah sebuah SIKAP…seperti apa itu..?? PASRAH, IKHLAS dan RIDHLO. Segala Aksi, Tindakan dan Perbuatan yang dilakukan tanpa PAMRIH kepentingan DIRI dan Kelompok atau Golongan. Sebagaimana yang diperintahkan pada penutup ketika kita Sholat. Apa sih perintah itu..?? Kita harus ber ASSALAMU’ALAIKUM, ber WAROHMATULLAHI dan ber WABARAOKATUH…Buat siapa…yang buat manusia-manusia yang ada di sekitar kita tanpa pandang atribut yg melekat pada diri orang yang kita WELAS ASIHI…!!. CINTA KASIH itu buat seluruh MAKHLUK kan Mas..?? dan gak pilih-pilih juga kan..??
Nah..makanya Tuhan meminta kita untuk MATI dalam keadaan ISLAM. Jadi bukan yang seperti deceramahkan di mimbar-mimbar itu, mati dalam keadaan beragama dengan nama ISLAM..Halah…halah…saya sih berpendapat SALAH KAPRAH kuwi Mas. Malahan lebih tegas lagi bahwa yang masuk dalam JANNAH Tuhan adalah bagi siapa saja yang ber JIWA TENANG ( Al Fajr 27 – 30 ).
Bahasa Arabnya begonoh :
” Yaa Ayyatuhan Nafsul Mutma’innah, Irji’i Ilaa Robbiqi ro Diyatan Mardiyah, Fatkhuli fii Ibadih, Watkhuli Jannati ”
Jadi apakah JIWA yang tenang itu HANYA MILIK Umat manusia yang ber AGAMA dengan nama ISLAM saja…??.
Halah…halah…GEMAGAH banget kita umat Islam he..he..
Mawas DIRI, INSTROPEKSI DIRI lebih kepada sikap kita untuk JUJUR pada DIRI sendiri, harus berani untuk Menjadi DIRI sendiri. Dalam ber AGAMA gak bisa kita hanya bersandar dengan APA KATANYA ( kata Kiainya, kata Gurunya, kata Kitab Sucinya, kata HADIS )….
Wuaaaalllaaaah…..Jaman dah berubah kan Mas..?? Al Quran tuh DINAMIS dan berlaku sepanjang Jaman. Jadi jangan dibuat STATIS..!!.
Heks…heks…Mas Syahbal,
JUJUR Sampeyan klu BERPIKIR pake bahasa ARAB…??.
Sampeyan mo BOHONGIN DIRI sendiri yah…yah…
Kabuuuuuuuuuuurrrrrrrr….keburu di sawat Serandhal Jepit…
Maret 3, 2008 pada 10:56 am
@joyo
ini dalilnya
mana yah….?
waduh lupa tak taruh di kopiah tadi.
Maret 3, 2008 pada 11:58 am
Eh, bro untuk hal ini
fatwapendapat saya bisa di lihat di sini http://jejakpena.wordpress.com/2007/06/24/the-religion-of-hypocrites/#comment-990 . Tapi nggak pake dalil sih bro.Maret 3, 2008 pada 1:21 pm
Hoiiihhhh…RALAT neh…
Mas Syahbal, Bung Okleqs tuh sebenarnya saya. Tadi ada kesalahan pas saya buka Blog saya yang lain….eh…langsung komentar saja. Gak tahunya pake initial nama lainku yaitu bung Okleqs. Jadi mohon dipersory saja yah..yah…
Dasar Santri Gundhul….Tongong lageh…he..he…
Ngelimpruk…menutup mata..hik malunya…
Maret 4, 2008 pada 3:03 am
eh aku dapat link dari kopral geddeo soal gambar2 … kusedot juga tuh link semuanya… kesanku gini:
OOOOO mlongo… gini toh gambarnya…
Maret 4, 2008 pada 6:06 pm
hmm.. coba kita kesampingkan dulu aturan agama..
pake nilai dulu aja..
misalnya ayah kandung kita sendiri dibikinin karikatur “seperti itu” sama orang lain bagaimana kira-kira reaksi kita?
*retoris*
Maret 5, 2008 pada 1:58 am
memang sih tidak ada hukum yang mengatur mengenai larangan menggambar sosok Muhammad SAW. Kita perlu tahu filosofi mengapa banyak protes mengenai penggambaran Nabi ke sebuah karikatur. Menurut saya, hal itu disebabkan karena Nabi Muhammad adalah satu-satunya manusia yang di Yaumul Qiyamah nanti memberi syafaat atau pertolongan kepada umatnya, termasuk kita semua. Muhammad di ciptakan oleh ALLAH sebagai manusia yang paling sempurna, hal itu dapat kita liat dengan karakter serta sifat yang beliau miliki.Saking sempurnanya, para sahabat, ulama, tabi’in tidak bisa mendiskripsikan seperti gimana Muhammad itu.Apabila banyak orang yang melukiskan Beliau dalam sebuah gambar, berarti kita bisa sedikit punya gambaran seperti apa sosok Beliau. Iya kalau gambarnya bagus, kalau yang menggambar adalah orang yang tidak suka dengan Beliau. Apalagi karikatur, mlletot sana, mletot sini. Apa kita rela orang yang kita kagumi, orang yang menjadi panutan kita di gambar sedemikian rupa jeleknya. Mungkin lebih pada ettitude, kesopanan aja
Maret 5, 2008 pada 3:36 pm
@calonorangtenarsedunia
sebenarnya yg bisa dkultuskan bukan hanya gambar kan? saya amati bahkan tulisan dan kata muhammad sudah menjadi sejenis kultus.
@santri gundhul
setuju saya, lha di gambar ato tidak nabi muhammad tetap lah nabi muhammad to?
@syahbal
jadi tumbuhan ndaj punya ruh/nyawa ya?
hmmm
*mikir*
@bung okleqs
monggo dipersilahken
@daeng limpo
ada nggak ada dalil, POKOKnya gak BOLEH!!!
@danalingga
weh kok gak di kupipaste aja bro, btw saya setuju, mo dibilang A, B, C, D, joyo tetap lah joyo
@suluh
saya juga dapat link nya, ini bukan ya?
@morishige
hmmm tergantung juga si bro, karikatur itu kan fungsinya sebagai sindiran, so pasti ada pesan yg ingin disampaikan pembuatnya, nah terkadang karikatur itu sangat efektip untuk penyampaian pesan/kritik. nah sekarang kira2 apa yg ingin disampaikan lewat karikatur2 itu yak?
@zakiyah umami
lha itu menurut keyakinan orang beragama Islam, yg bukan Islam tentu saya tidak demikian, apalagi yg gak suka sama islam,
apa iya muslim akan selalu meladeni ‘ejekan’ mereka, saya pikir itu akan buang2 energi, mending energinya dipake untuk mbangun umat.
anyway thanks dah mampir
Maret 5, 2008 pada 3:49 pm
nah ini dalilnya
GAK BOLEH
Lho??????
Maret 5, 2008 pada 4:08 pm
hehe.. bales dengan retorika, nih..

kalo yang di denmark itu ya ejekan…
Maret 6, 2008 pada 3:22 am
Gak boleh di gambar, karena katanya takut terjadi pengkultusan.. Bukannya dengan nggak boleh di gambar itu malah mengkultuskan??
*mode: nabi ON*
Eh, gambarin saya aja gih.. Saya butuh buat dokumentasi nih..
Bukan apa-apa, kalo ga ada gambarnya, saya takut suatu hari nanti umat saya bakal menganggap bahwa nabi Qzink cuma mitos..
Maret 6, 2008 pada 4:12 am
semoga , kapok ya dan ngga ada lagi yang saling mencela nabinya , karena individu yang buruk adalah para pemeluknya yang tidak punya moral dan etika
itu saja
Maret 6, 2008 pada 5:59 am
lebih baik tanya kepada yg kompeten dan ahlinya.. coz keterbatasan ilmu lalu memaksakan untuk berpendapat bisa-bisa menyesatkan orang yang masih awam juga
Maret 6, 2008 pada 7:10 am
Bingung….mampir aja deh…
Maret 6, 2008 pada 5:17 pm
[...] Nabi, tidak lain adalah ingin tabayyun dan islah terhadap tulisan seorang saudara saya se agama JoyoKusumo, yang telah mempertanyakan tentang hukum karikatur nabi, keraguannya —istilah saya— terbukti [...]
Maret 6, 2008 pada 5:20 pm
Assalamu’alaikum Saudara2 saya.
Untuk masalah karikatur nabi, silahkan mas joyokusumo baca di blog saya http://roele.wordpress.com/2008/03/06/karikatur-nabi/
saya sudah tabayyun disitu, mudah-mudahan manfaat.
buat yang lain silahkan baca juga…
terimakasih
Maret 7, 2008 pada 2:15 am
@joyo: he he he.. iya tuh… webnya kukopas sampe ke sudut2nya habis pake httrack sekalian… lumayan buat kenang2an nanti anak cucu kalau dah dilarang n dibrangus semuanya… tapi kayaknya gak mungkin deh hangus semua di dunia maya..
sudut pandangnya juga netral kok ditulisannya. referensinya juga ok punya tuh.
Maret 7, 2008 pada 5:36 pm
@daniar
POKOKnya GAK BOLEH
@morishige
kenapa ya diejek? buruk rupakah? nakalkah? bandelkah? bodohkah?
@zink
ogah, ntar kameranya rusak
@realylife
semoga
@ridu
ini juga lagi nanya, eh tapi terkadang yg kompeten juga bisa menyesatkan lho
@indra1082
saya juga bingung
@roele
weh thanks pembahasanya
@suluh
wah berarti nek keturunanku mo liat bisa lah aku pinjem situ
Maret 10, 2008 pada 3:15 am
hmmm saya aja yg digambar…
pasti ga ada yang protes…hehehehehe
Maret 14, 2008 pada 4:26 am
woi…
asslm..
ikut nimbrung dong…
tes3…123 dicoba…
Maret 19, 2008 pada 1:52 am
@joyo
coba mampir aja ke blognya mas secondprince terus minta jelasin soal itu. kali aja dia bisa jelasin secara naqliyah.
Maret 25, 2008 pada 5:33 pm
@verlita
mana2 fotonya
@danang
mongo silahken
@gentole
trimakasih
Maret 29, 2008 pada 2:41 am
nauzubillahi mindzalik, ada blog yang seperti ini.
Setiap perbuatan kita dipertanggungjawabkan di sisi Alloh SWT. Aku berlindung kepada Alloh SWT dari hal yang keji serta meragukan. Bagi anda yang tidak memiliki keimanan akan sulit memahami arti larangan dan perintah yang dibawa oleh yang mulia Rasulullah SAW. Apapun yang dijelaskan, dan dari siapapun tentu tidak akan membuat anda faham. Alloh dan Rasul-Nya tetap mulia walaupun seluruh penduduk bumi ingkar kepadanya. Tiada kerugian sedikitpun bagi Alloh, seandainya seluruh penduduk bumi kafir.
Maret 29, 2008 pada 6:08 am
mana yg jadi masalah gambar Rasullullah tanpa nama.
atw nama Rasullullah tapi gambar tanda ? / ! ….
Maret 30, 2008 pada 4:43 am
@someone
blog seperti apa?
@bejo
???
April 7, 2008 pada 1:32 pm
“..dan karena saya tidak sempat lagi belajar bahasa lain seperti misalnya bahasa Arab ato India karna bagi saya tidak terlalu bermanfaat,..”-Joyo-
Anda mencoba menolak Islam tanpa memberikan kesempatan pada hati Anda untuk mengetahui lebih dalam. Menurut saya, keputusan Anda terlalu terburu-buru dan gegabah. Padahal, salah satu kunci untuk memahami Islam adalah dengan mempelajari bahasa Arab. Anda tidak akan bisa mempelajari “keyakinan” Darwin tanpa memahami bahasa Inggris (kecuali Anda membaca karya terjemahannya). Lain Darwin lain Islam. Dalam bahasa Arab, kalau Anda pelajari, ada tata bahasa penyampaian yang “khas”. Sebuah kata bisa diturunkan menjadi banyak kata yang saling berkaitan makna maupun penyebutan. Saya takut… Anda baru memahami kaleng Coca Cola hanya dengan “meraba”…
April 9, 2008 pada 9:20 pm
Posting yang bagus sekali.
Memang organisasi-organisasi muslim yang bringas didukung oleh oknum-oknum kepolisian & aparat keamanan pemerintah.
Sudah sering terjadi pengerusakan rumah-rumah ibadah umat lain, sweeping, fatwa-fatwa dan kekerasan lainnya yang dilakukan oleh organisasi muslim terhadap umat agama lain. Sedangkan sebagian dari para preman ini adalah anggota polisi dan aparat keamanan lainnya yang berpakaian sipil. Pemerintah juga bersikap seolah-oleh memberi semangat kepada preman-preman ini sehingga mereka merasa berada di atas hukum apapun yang berlaku di negara Indonesia.
Juga anggota polisi pada umumnya hanya menonton para preman yang melakukan pengerusakan & sweeping. Anggota polisi malah melindungi oknum-oknum yang berkelakuan bringas itu.
Sedangkan polisi dan aparat keamanan pemerintah seharusnya melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, kepercayaan, suku, dsb.
Kita yakin bahwa ada umat muslim yang tidak mentolerir dan tidak setuju dengan kelakuan polisi dan aparat keamanan yang secara terang-terangan memihak kepada golongan mayoritas.
Tetapi, pemerintah tidak menyadari bahwa walaupun polisi dan aparat keamanan mempunyai senjada api, tapi rakyat jelata (masyarakat muslim yang kurang simpati terhadap polisi) mumpunyai senjata yang jauh lebih ampuh dari pada senjadi api. Sejata yang ampuh ini adalah agama.
Masyarakat muslim yang tidak simpati terhadap tindakan polisi yang memihak ini bisa mengeluarkan reaksi yaitu mereka bisa meninggalkan agama Islam. Mereka bisa mengalih ke agama lain. Kalau hal ini terjadi/sedang terjadi, maka senjata api polisi itu tidak ada artinya.
April 10, 2008 pada 3:14 am
@jems
saya menolak islam? wah anda terlalu jauh menyimpulkan, saya orang jawa, dan bangga jadi orang jawa, itu sudah sangat cukup, lebih dari cukup malah.
@khairun abubeker

ya ya, pada akhirnya yg lentur yg akan bertahan…
adapt or extinct!! gitu kata bule
April 16, 2008 pada 4:58 pm
Mas joyo saya ikut nyumbang comment ya.
Saudara caberawit pernah memberi comment yang salahsatunya berbunyi : “Atao kita membuat lukisan hasil imajinasi kita sendiri mengenai sosok Yesus yang sedang telanjang bulat, maryam yang sedang masturbasi” Saya jadi teringat komik rilisan Image Comic (di Indonesia bekerjasama dengan Teshkeel Comic merilis The 99, komik superhero dengan nuansa Islami) berjudul Battle Pope.
Disitu dikisahkan pada akhir dunia Tuhan datang untuk menghukum seluruh umat manusia, termasuk sang Paus. Meski begitu Tuhan akhirnya memberi jalan pada sang Paus untuk meyakinkan-Nya bahwa manusia masih berharga untuk diselamatkan. Tuhan mengirim Paus dalam berbagai misi, dengan didampingi Yesus Kristus. Berhubung Paus dalam cerita ini dikisahkan hedonis, jadilah perjalanan ini menjadi perjalanan semodel kisah dalam serat Centhini. Bahkan ada visualisasi ketika Paus bertemu Bunda Maria dan melakukan hubungan seksual (!). Sementara Yesus juga dikisahkan menikmati berbagai kenikmatan duniawi. Termasuk memakai ganja.
Di AS dimana Gereja Protestan memiliki banyak pengikut, Battle Pope masih bisa beredar dengan aman. Sempat ada protes dari gereja Kristen dan juga Katolik. Tapi sebatas melayangkan keberatan. Sementara komiknya jalan terus sampai mencapai sekitar 24 episode. Sang kreator, Robert Kirkman, juga dapat terus berkarya. Hingga sekarang direkrut oleh Marvel Comic untuk menulis serial Ultimate X-Men.
Dari contoh itu saya kira bisa mewakili, bahwa kebanyakan penduduk Eropa dan AS sudah terbiasa melakukan dan menikmati dekonstruksi pada figur-figur publik termasuk figur-figur agama. Mungkin hal ini yang melatari peluncuran karikatur nabi tersebut.
Saya tidak sepenuhnya menyetujui peluncuran karikatur nabi Muhammad. Saya setuju dengan pendapat mas Guh di posting kedua mas Joyo tentang karikatur Nabi Muhammad. Justru pihak-pihak yang sudah mengalami pencerahan, hingga siap untuk melakukan dekonstruksi, sebaiknya menahan diri agar pihak-pihak yang belum siap tidak tersulut kemarahannya.
Argumen lain mungkin seperti penggunaan kata Nigger/Negro, orang kulit hitam AS di film-film sering merasa marah bila disebut begitu oleh orang dari ras lain. Tapi kadang bila bertukar sapa dengan sesama kulit hitam, dia bisa menyebut karibnya itu dengan sebutan ‘My Nigger’
Sebagian umat muslim mungkin merasa bolehlah masyarakat Barat melakukan dekonstruksi pada sosok Yesus, tapi sosok Muhammad tetaplah merupakan domain umat muslim. Meski masyarakat Barat bisa saja berkilah, karena mereka mendapatkan jalan menuju Renaissance karena pengaruh pemikiran ilmuwan Islam, maka sosok Muhammad juga merupakan bagian dari peradaban mereka
Agustus 3, 2008 pada 10:00 am
dunia dipenuhi kebohongan,,, kegelapan,,,
kenapa dianatara kalian hanya saling mengina,,, adu argumen,,,what you get????
peace,, money,, or fuck,,,,
please dech bangun indonesia lw mw maju,,, jgn sok bermoral lw gak punya moral,, jangan sok komentar lw ilmu pas2an,,, liat tuch jepang bokep maju pengetahuan juga maju,,,gak kbnyakan bulshit kayak kalian,,,
September 17, 2008 pada 11:56 am
Santri Gundhul Berkata :
Bukankah dah jelas kalau para pemberi PETUNJUK ( Had ) akan memberikan Pencerahan dan Petunjuk sesuai dengan BAHASA suatu KAUM…??. Lah..lah… saya kan BUKAN orang ARAB…???. Untungnya saja Teks book Kitab Suci ada yang terjemahkan dalam bahasa Indonesia, Andai tidak…???
lha itulah kenapa penting belajar bahasa arab, biar tau isi dan kandungan yang terdapat di Al-Qur’an, orang yang nggak mau belajar ya pikirannya cupet ( tidak luas ), kapan mau jadi berkembang dan sukses…
Setahu saya sebagai seorang muslim yang ilmunya masih dangkal, yang namanya menggambarkan wajah Nabi Muhammad SAW adalah perbuatan yang akan menimbulkan fitnah…
Kalo mau kebenaran yang hakiki, ya kalian semua sabar dulu, nunggu sampai ajal menjemput…baru kalian akan tau kebenarannya, cuman ya itu, jangan menyesal kalo suda mati, karena semua kesempatan untuk memperbaiki kesalahan sudah tertutup…
Nopember 7, 2008 pada 6:32 pm
Ey…commentnya gak seru kaya di forum Nofie Iman (debat antara umat Kristiani-Islam)….
Tapi pas di buka Forumnya gak bisa!!!! Gak ada yang rame lagi euy komentar di Forum lain mah!!!!!
Nopember 9, 2008 pada 1:31 am
lebih afdol klo mas nany langsung ke yang bersangkutan (muhammad SAW)
Nopember 19, 2008 pada 11:18 am
Zzzzzzzzzz…….
Nopember 19, 2008 pada 12:01 pm
Hmmm… postingan yg seru…
Saiya hanya numpang baca ajah lah…
Nopember 19, 2008 pada 10:45 pm
Numpang jugaaaahhh…
Nopember 20, 2008 pada 1:44 am
semoga 30 juta imam samudra hadir di dunia
Nopember 20, 2008 pada 9:32 am
hanya satu doa yang dapat saya mohonkan setelah membaca barbagai pendapat dari blog ini :
“SEMOGA ALLOH MEMBERI HIDAYAH BAGI KITA SEMUA”
silahkan anda memberikan pendapat yang menurut anda semua baik, tetapi ingatlah kehidupan setelah kematian dimana kita tidak bisa berpendapat lagi, dan pendapat-pendapat kita nanti akan dimintai pertanggungjawabannya dan akan diberi balasan yang sesuai.
Nopember 20, 2008 pada 11:53 am
mas numpang lewat wae, aq juga ga mau kommentar,
nanti takut salah apalg kalau FPI ikut2 waaaaa jadi berabe nanti he . . . . 4x
Nopember 20, 2008 pada 12:10 pm
to tmn2 jgn asal ngomong yha BAHAYAAAAAAAAAAAAAA FPI BERTINDAK . . . . . .
to mba wulan ikut berpendapat ga papa kok, di dunia internet itu BEBASSSS betul ga mas joyo
eh ni pangilx mas ato mbah . . . . . . .
Nopember 21, 2008 pada 11:47 am
Asswrwb, masalahnya begini ketika nantinya Nabi Muhammad dibuat karikatur, komic atau bahkan Posternya. Pasti umat akan mengkultuskan atau memuja melalui gambar tersebut. padahal nabi Muhammad adalah pembawa risalah, suri tauladan, bukan artis atau idola. Kita bisa lihat, selama ini tokoh-tokah idola, atau artis yang dibuat gambar pasti dipuja fans nya to? bukan karena tidak bisa bahasa arab lalu tidak tau kenapa umat muslim pada ribut. Selain itu perlu dipertanyakan juga kalau orang tuanya dihina lalul anaknya tidak membela apakah itu seorang muslim yang baik???? seperti itu pula nabi Muhammad saat ini!!! Have you got the point? send ur email to smart_88@ymail.com if u need more information.
Nopember 21, 2008 pada 3:10 pm
@Ary
Lha bukannya saat ini nabi Muhammad sudah dikultuskan, tanpa perlu gambar, karikatur, patung, dsb, nabi Muhammad sudah jadi kultus.
Klo anda bingung, efek heboh dari dibuatnya karikatur sang Nabi itu membuktikan bahwa beliu sudah dikultuskan.
Klo anda masih bingung lagi, tulisan arab, bertulisakan ‘Muhammad’ yg dipajang dirumah2 sebagia besar muslim di dunia itu juga bentuk pengkultusan.
Got the point?!
Salam
Nopember 21, 2008 pada 8:23 pm
karikatur muhammad? kenapa harus muhammad? kok bukan yang laen?
hmm… kayaknya ne sebuah pertanda bahwa perang antara barat dan timur akan berlangsung, just get ready! siapkan iman dan pedang,
hahaha….
kaboer…
Nopember 21, 2008 pada 8:59 pm
IMHO Mohammad itu sebenarnya sudah pernah dilukis, tapi atas perintah kalo nggak salah (kalau salah mohon dikoreksi mungkin juga mulai umar, namun saya baca history sebenarnya ada lukisan mohammad pada awalnya) khalifah Usman, maka gambarnya disuruh menghancurkan, tapi orang syiah tidak goblok, mereka masih simpan foto muhammad, bahkan foto-nya pernah dipasang di wikiperdia,namun segera diprotes 80 ribu email dan wikipedia mendapat serangan hacker terus menerus. Jesus pun aselinya gambarnya tidak seperti itu, kalo nggak salah gambar jesus mungkin dari galileo (correct me kalau nama yg lukis salah yah)
di friendster saya simpan foto mohammad yg versi wikipedia, aseli dan tidak-nya tidak dijamin karena tidak ada yg berani memastikan, hanya source dari syiah iran, dan punya catatan history thd foto ini sbg argumentasi bagi mereka yg percaya foto ini memang benar2 foto idola saya Mohammad SAW.
Kalo saya lihat di lukisan yg saya simpan wajahnya sangat flamboyan…dari penerawangan saya, keliatan mohammad lebih dominan feeling-nya.
salam sejati
wawan
Nopember 21, 2008 pada 9:04 pm
Dear All yg terkasih
seandainya lukisan mohammad dipajang ada dua kemungkinan
1. semakin dikultuskan karena persepsi saya melihat wajahnya yg saya dapat dari situs syiah, sangat flamboyan dan menyejukan, apalagi thd wanita.
2. Semakin ketahuan belangnya karena dng ciri2 fisik bisa dianalisa ini sebenarnya orang skizofenia atau tidak, yg jelas jejak tapak kakinya pernah diteliti,jejak kakinya sangat besar dan menunjukkan kadar adrenalin dan dmt yang tinggi yang menyebabkan kecerdasannya luar biasa dan perlu untuk “ehm ehm ehm” thd wanita berkali-kali.
salam
wawan
Nopember 21, 2008 pada 9:14 pm
Ada 1 poin lagi thd kenapa ada perintah penghancuran simbol Mohammad
History of God menjelaskan bahwa Mohammad sangat membenci pemujaan patung, dan simbol2. So, kalau dia tidak hancurkan sendiri lukisannya atau simbolnya, berarti dia orang yang sangat TIDAK KONSISTEN. Namun sejarahnya penghancuran dilakukan setelah kekuasaan khalifah penerusnya yang suka cekcok itu.
Mohammad pernah marah terhadap isi gereja ortodoks (sebutan ortodoks adalah setelah perpecahan dng roma, dulu namanya hanya christian saja) yang berisi patung trinitas.
Ada kemungkinan juga sbg marketer yg baik tentu harus tampil berbeda dong,kalau perlu berlawanan (ini menunjukkan hukum antithesis thd thesis kristian…mana ada tuhan terlibat teorinya karl marx), kalau strateginya sama ..ya ndak laku dijual..dng strategi berbeda dan unik kan lebih mudah dijual dan menarik…apalagi dibumbui dng adonan mistis…asik asik…
tidak ada orang sehebat dia didunia ini…benar2 luar biasa kecerdasannya, Tuhan memberkatinya dng DMT yang tinggi.
salam
wawan
Nopember 21, 2008 pada 9:25 pm
Nambah cerita infotainment biar tambah seru
konon Al Ghauts Abdul Qadir Jaelani lebih suka membypass hukum MLM yang diciptakan Mohammad. Abdul Qadir lebih suka direct ke Tuhan sehingga Mohammad bingung dan datang ke mimpinya
Eh, Abdul…kenapa sih loe nggak pernah kasih salam dan sholawat kepada gue? Gw kan penemu dan pembuat sistemnya, dan elo kan downline gw.
Abdul menjawab: Sorry bang, cinta di hati gw udah 100% untuk Tuhan, so nggak ada prosentasi cinta sedikitpun di hati gw selain Tuhan.
kisah ini ada di buku warisan Sufi, saya agak lupa yg versi 1 atau versi 2.
salam
wawan
Nopember 22, 2008 pada 1:08 am
@Mbak Wulan
Mbak Wulan sudah sangat benar dan jelas, bahwa FPI lebih menakutkan daripada Tuhan sendiri, mau bukti?
salam fpi
wawan
Nopember 22, 2008 pada 11:37 am
@ mas mbejo
maaf mas bukannya ga mau komentar, takutnya salah+lagian Islam agama terakhir knp mesti diributin sih?
@ mas wawan setiawan
maaf mas kl FPI adalah ormas anda,
mas pencerahan anda bagus skl, tp ada kalimat yang ga baik to dicerna orang banyak, mau tahu ?
“FPI LEBIH MENAKUTKAN DARIPADA TUHAN”
itu kalimat apa? kl memang benar spt itu knp kita harus sembah TUHAN, buat apa tiap hari kita doa ke DIA? anda+ormas anda jangan sok jago mslh Islam,itu ga baik. Islam itu agama damai, coba cermati tiap kalimat dalam Al Qur’an, kl memang ga bs mencerna ga usah bicara deh……
@mas joyo
maaf mas to tulisanku ini, aq tahu disini kita saling tukar ilmu/info/wacana, jadi jgn to provokasi.
aq hanya ga suka dengan tulisan terakhir mas wawan setiawan
@SALAM TO TEMAN2 SEMUA
Nopember 22, 2008 pada 1:31 pm
Dear Mbak Wulan
ampun djjjjjj,relax dulu mbak….relax…..tenang mbak…..
dengan hati yg tulus saya meminta maaf atas keisengan saya, mungkin mbak wulan lihat di blog saya dulu dan cermati setiap tulisan saya dengan FREEDOM FROM FEAR, dan nanti ada kemungkinan tersenyum. Saya hobby main2 mbak makanya sering dijumroh oleh temen2. Mungkin supaya damai saya membuka tabir sedikit. Kisah saya seperti judul-nya blog bang Ferthob tapi saya modifikasi sedikit “Bagaimana Anak+Isteri saya Atheis?” Ini kisah hidup saya, saya menikah di negeri beruang merah dimana sang greater leadernya Joseph Stalin menjitak kepala Hitler. Biar seru crita sedikit yah biar keluar asapnya….
Konon 2 orang gila kuasa ini, mau membuat masyarakat super, gilanya lagi 2 orang ini lulusan yg baik dari seminari. Hitler membuka batok kepala orang jerman dan menganggap kalau otaknya gede maka orang super. Stalin = artinya baja, nggak mau kalah dia pamer…bulu ayam dicabuti lalu ayam ditaruh, ayam lari dari stalin lalu stalin kasih makanan ke ayam dan ayam datang lagi…lalu stalin bilang ke anak buahnya lihat….manusia dan ayam adalah SAMA. Dua orang ini mau rebutan dunia, hitler mau ambil minyak di irak, tapi stalin nggak mau kalah, akhir kata hitler di KO stalin, nah kira2 3 taon lalu saya baru pulang dari situ, sehingga keluarga saya terkaget2 kalau saya lupa cara berbicara yg santun. Untuk itu saya juga mohon maaf yang tulus kepada semua pembaca dlm penyampaian kata, tidak ada maksud dalam, hanya kebiasaan blak-blakan di negeri Vladimir Putin belum hilang saja. Di sono itu saya dianggap sbg orang yg ngomongnya paling komedi putar didunia…karena abcde, untuk 1 maksud tertentu, lalu istri saya diana kuznetsova yg jengah dengan cara saya ngomong…dng entengnya bertanya…sebenarnya apa yg kamu mau dari aku sih…. itulah cara singkat orang disana untuk berkomunikasi.
Nah, ketika baca2 ttg VI Lenin, Leon Trotsky dan belajar pancasilanya USSR, agar kelak saya tahu puteri saya Alexandra Kuznetsova itu otaknya diinstal operating system apa…saya kira Stalin dan Hitler itu adalah orang yang paling “membawa perdamaian di dunia”, setelah melihat Indonesia, ternyata ada lagi ormas “yg membawa perdamaian lebih dahsyat” bahkan seperti ditulis Karen Armstrong, Fundamentalis atas nama agama…asik dehh….jadi kalo mbak wulan anggap saya anggota ormas itu…maka saya berterima kasih…dan saya menengok ke langit untuk melihat seketika di jawa ini terjadi hujan salju (begitu 1001 ketawa cara russia)
lebih tepatnya saya ini sering dijumrohi orang2 kok mbak…
salam damai yah..dan terusin diskusinya dong mbak…ayo-ayo mbak ….saling asah asuh isi…dan dialektika ilmu…ingat bahwa salah satu piagam PBB adalah FREEDOM FROM FEAR….dijamin aman….kalau ada apa2 ada temen2 di Indonesia yg jadi perwakilan di HAM PBB di Den Hag kok….
salam cinta kasih
wawan
Note sedikit catatan:
Melihat UUD 1945 dan Pancasila, dan history sejarah bahwa Revolusi Bolshewik 1918 gaungnya sangat melebar dan euforia kemana2, maka Bung Karno pun mengaku dirinya seorang Marxist, UUD 1945 dan Pancasila bau aselinya ada bumbu brambang bawang marxistnya yg kental terutama pasal 33, mungkin sudah banyak yg lupa thd sejarah ini…gerakan ganyang imperialisme di-inspirasi oleh Bolshewik Lenin + Trotsky. Karena gereja ada kesalahan mendukung Tsar dalam menindas rakyat, maka gereja ikut disikat oleh Lenin karena dianggap sebagai jamu penenang 1 hari dari 6 hari penindasan imperialisme.
Nopember 23, 2008 pada 7:45 pm
menurut aku gak salah tuh buat karikatus atau apapun bentuk visual viguran termasuk muhammad.
saya mau nanya k semuanya
MANA YANG LEBIH CEPAT KITA CERNA TUL;ISAN ATO GAMBAR
pasti GAMBAR DONG……………
jadi sah sah saja jika itu dilakukan, kan lebih banyak orang yg paham islam
paham islam yang sebenarnya
islam yang damai(kata ulama)
saya beri gambaran
Dalam Islam ada Quran dan Hadis
Jika semua risalah quran dan hadis ini ditampilkan dalam alur cerita karikatur atau apapun bentuk visualnya kan lebih kita cepat kita cerna apalagi u.org yang keislamannya danggkal dan cenderung Islam KTP
Lagian apa yang diributkan dari karikatur nabi itu…..
(menurut saya bukan karena gbr nabinya akan tetapi karn maknanya yang membuat islam tersinggung) tp klu kita telusuri latar belakang dr makna karikatur tsb toh itu jg kenyataan
jadi nagapain diributin
ngapain mencak mencak
ngapain sampai darah org tak berdosa tercurah
ngapain tpt ibadah orang lain yg dibakar
ngapain org beribadah dikekang
INI MENANDAKAN ISLAM BLM DEWASA
ISLAM TDK TAHAN UJI
ISLAM TIDAK DAMAI
ISLAM TIDAK TOLERAN
APAKAH ITU AJARAN ISLAM?
Nopember 23, 2008 pada 8:00 pm
Membahas inipun menurut saya juga tidak ada gunanya…
Nopember 23, 2008 pada 8:06 pm
Semoga kita kita tidak mengambil kesimpulan dari seseuatu yang tidak benar-benar kita pahami, Yang pasti saya tidak mau menyakiti hati saudara sebangsa sendiri hanya karena soal agama/kepercayaan/apa lagi soal gambar. Klo daging Anjing menurut keparcayaan saya haram maka biarlahh…tp klo menurut sebagian saudaraku yang lain boleh ya monggo. Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang maju dan makmur klo para Bloggernya hanya bahas masalah Rasis saja…
Nopember 24, 2008 pada 12:15 am
Ya nmnya jg org mau bikin emosi dan adu kebo,eh mksdnya adu dumbo,walah kok malah lele adu domba mksdku! Ada saja bahan modale,lha wong “depide et impera” tu senjata ampuh sejak jaman mbah buyutku kok wekekek…makany penjajah betah nginep sampe 350thn dinegara kita ini.Tetap bersatu yo smua..
Nopember 24, 2008 pada 11:51 pm
aduh semakinruame z yach???
umat islam buanyak cobaannya!!!
cayoo!!!!
Nopember 24, 2008 pada 11:55 pm
om,,,,
tu orang gak sPan amat yaCh!!??masa naBi qTa di gituin!!
kuRang ajr bGt Ya??!!
Nopember 25, 2008 pada 2:37 pm
Yg gmbr nabi2 tu menurut pendpt mbahku yaitu”NEKAT TENAN”hihihi…
Nopember 26, 2008 pada 10:33 pm
yg gbr bkn nekat
cuman menginterpretasi sesuatu melalui kemampuan nalar
saja kok
toh jika kita cermati maknanya gak jauh jauh dari quan kok
Nopember 28, 2008 pada 11:26 pm
woalah mas2 gtu aja kok repot…..
mang d jaman qta ini dah ad yg udah liat nabi muhammad saw????
klo lom ad brarti mreka yg mgambar pembohongkan……
kan ga da yg liat nabi muhammad tuch kyak ap,,kok bsa2nya mengambar?????????????
Nopember 28, 2008 pada 11:27 pm
woalah mas2 gtu aja kok repot…..
mang d jaman qta ini dah ad yg udah liat nabi muhammad saw????
klo lom ad brarti mreka yg mgambar pembohongkan……
kan ga da yg liat nabi muhammad tuch kyak ap,,kok bsa2nya mengambar?????????????
matur suwun..
Nopember 29, 2008 pada 9:51 am
emang orang kafir itu selalu mengolok olok nabi muhammad dari jaman rosul hidup sampai sekarang, makanya ntar diakhirat itu ada 2 golongan saja yaitu pengikut rosul muhammad masuk surga & pengikut setan/iblis masuk neraka jahanam. wallahualam bisawab
Desember 4, 2008 pada 4:28 pm
bung rachmad…kita jangan terlalu gampang menyalahkan kafir(diluar islam menurut saya). kita lihat dulu konteks olok-olok nya. jika quran mengatakan Muhammad Nabi..apa bukti kenabiannya…
1.menurut faham HAM dia harus mematuhi HAM
2.menurut faham sOSIAL dia harus bermasyarakat DONK
3.menurut faham KEBAIKAN dia harus memENUhi unnsusr BAIK KESEMUA ORANG BUKAN HANYA PADA SUKU ATO BANGSANYA saja
4.mujizat ITU PASTI DONK..APA LEBIHNYA NABI dengan manusia biasa..KALAuTIDAK DAPAT MELAKUKAN MUJIZAT?
makanya Muhammad selalu diperolok dari zamannya sampai sekarang
Apa alasan Muhammad diperolok?
1. Dia mengaku nabi tapi tidak berperilaku nabi dan tidak dapat melakukan mujizat
2. Dia Mengaku dapat wahyu AL-Quran yg ternyata itu hasil dari bisikan setan atau JIN atau egonya saja
ini dpt dibuktikan banyaknya kata KAMI (Aulloh=Muhammad=jin/jiblil kata ulama, bukan kata Quran soalnya diquran tdk tertulis:yg oleh penerjemah diartikan saja alias dalam kurung)
Dia mengatakan Quran itu kalimat Aulloh, kenyataan banyak ayat kuran yang saling bertentangan satu sama lain, bertentangan dengan sejarah dan ilmu pengetahuan
Allah sejatikah itu..????bukankah Allah tdk pernah salah dan tidak akan salah?
4. Muhammad menyamakn setatusnya dengan Aulloh(barang siapa menghina Aulloh dan rasulnya),wah makin ngaco kan.
5.Nabi doyan pedofil..wah ini yg buat kafir makin gencar memperolok
6. Dia mempercontohkan penyembahan Berhala terbesar didunia(HAJI), bukti :bicara ke batu hajar aswad:YA AULLOH KAMI MEMENUHI PANGGILANMU…yang jika tidak dapat mencium atau menyentuhnya cukup teriak AULLOH AKBAR sambil melambaikan tangan 3x WAH aULLOH ITU BATU HITAMtoh
dan masih banyak yang lain yang mengakibatkan Muhammad LAYAK diperolok sampai akhir zaman
rachmad berkata
ada 2 golongan saja yaitu pengikut rosul muhammad masuk surga & pengikut setan/iblis masuk neraka jahanam. wallahualam bisawab….
ini salah bung yng masuk neraka jahanam itu pengikutnya Muhammad karena dia bersekutu dengan setan/JIN dan boleh dibilang Kepalanya Setan….yang telah membutakan dan menyesatkan 1 milyar penduduk dunia ini…..
Biar bung Rachmad gak masuk neraka jangan ikutin ajaran Setan…carilah agama yg lebih Humanis
Desember 4, 2008 pada 9:33 pm
Lha wong di timur tengah itu banyak tumbuhan acacia yang membuat mabuk yg sering diminum para orang2 sakti itu…
orang mabuk dan membual kok malah diikuti…
Desember 14, 2008 pada 11:25 pm
Wah tetep ndak boleh meskipun walaupun bagaimanapun mengapapun demikian adanya wah mbuh ah hihihi…gambar para nabi ndak boleh karena orang itu termasuk dalam bahasa sepanyol yaitu orang yg”wangapusi wambingungi wanyalahi”hihihi……….
Desember 27, 2008 pada 3:21 am
wong orangnya sendiri masih kita doain biar masuk surga kok, masa kita berani mengkultuskannya??? makanya haram untuk menggambarkannya. Kalo di dunia orang pada kenal muka saya, trus ternyata ada orang yg masuk neraka ngenalin muka saya di neraka, wah abis lah saya di neraka
knp takut pengkultusan? kan ada alloh yg menyertai umatnya sepanjang zaman, yg dengan mudah bisa mengarahkan umatnya kembali ke jalan yg benar….lain hal nya kalo alloh itu gak ada, maka wejangan2 yg diberikan sebisa mungkin meminimalisir agar tidak terjadi kekacauan di tengah umat….
Januari 2, 2009 pada 1:48 am
yah yg mau demo demo aja,yg mau gambar gambar aja,ngomongin agama…dalil ? kok bingung dalil…
agama kaya pisau ,boss…mau buat rewo2 bs mau buat tatanan lbh baik jg bs.kembali ke sampeyan2.ya toh…yg penting jgn bikin sakit hati org lain,penuh welas asih.apapun agamanya dijamin masuk surga…pecah ndase metu kadale…ribut kok hoby…
Maret 24, 2009 pada 7:30 am
Muslim tersinggung kalau katakan sang nabi yang Mulia Muhammad sebagai: Pedofil, Psyhopath, kriminal sang cabul
Mengapa mereka tersinggung…? karena muslim KTP, ngak pernah baca hadis yang ditulis;
Ibn Ishaq, Ibn Saad karena mereka pengikut setia sang nabi cabul Muhammad jadi tahu persis siapa sang nabi cabul itu..
April 2, 2009 pada 10:28 am
bagi yang g mau ikut ajaran nabi Muhammad.saw
(Islam) y ga osa toh g di paksa.
y totlong jangan buat gambar Nabi kami umat islam.
ya lo mau gambar yesus di paku ya terserah.
ato di ikat pake kaWAT berduri terserah.
katanya tuhan ko tega tuhan sendiri di aniyaya begitu.
kalo emang dia tuhan ngapain lagi pake acara
dipaku di pakekan kawat berduri untuk menebus dosa uamatnya.
y dia kan tuhan.berkuasa . ampuni aja. susah amat.jadi tuhan ko g punya kuasa.!!!
tapi bagi yang melecehkan agama islam.
dan menindas umat muslim.
umat muslim siap berjihad.
mati dalam berjihad.mati menuju kemenangan.!!!
karena di dunia g ada yang kekal.semua jaga pasti mati.
kita liat aja nanti siapa yang benar dan siapa yang salah.
tapi kalo mau tahu siapa yang benar entar mati jawabannya . rasakan saja nikmatnya. neraka dan surga.
Bagi mu agama mu.bagi ku agama ku.aku tidak akan menyembah tuhan mu.dan kamu pun tidak akan pernah menyembah tuhan ku.
April 6, 2009 pada 2:40 am
Saya koq malah nggak masalah yah klo seandainya pun Tuhan di kartunkan atau di patungkan.
Klo niatnya jelek, ya Tuhan yg akan membalaskan
Klo niat nya baik, Tuhan jg yg akan membalaskan
Lah ini..manusia yg dikartunkan..koq heboh?
Tuhan Maha Kuasa, right? Dia yang mengatur dunia ini, mau apa2 dia tinggal tunjuk..
Lalu ngapain capek2 dibela? Supaya keliatan bak di mata Tuhan?
*gaya penjilat* Cpdeh…