Oh pajak kemana lari mu?

Oktober 23, 2007

Sejak datang ke Batam 2 tahun lalu, saya prihatin dengan kondisi jalan2 utamanya, tidak terawat dan banyak yang berlubang. Berikut ini ada beberapa foto hasil jepretan tertanggal 21 Oktober 2007. Mari kita sama2 lihat sebulan lagi apakah ada perbaikan atau tidak. Pls note: ini hanya tiga titik yang kebetulan ada disekitar tempat saya tinggal di Batam Center. Masih banyak lagi lubang2 mengagga tak terurus bertebaran di jalan2 utama di Batam.

gambar-1.jpg

Gambar 1 (maaf, sahabat saya hampir bingung membedakan lubang tersebut dengan jamban dirumah neneknya dikampung)

gambar-2.jpg

Gambar 2

gambar-3a.jpg

Gambar 3a

gambar-3b.jpg

Gambar 3b (wah percuma juga punya mobil bagus2 nan ceper klo jalanan masih ‘off road style’)

Concerns saya:

1. Gimana/berapa alokasi pendapatan daerah untuk biaya perbaikan jalan?Sebenarnya cukup nggak untuk sekedar maintain jalan?

2. Gimana kinerja department bersangkutan, apakah ada target pencapaian tahunan yang ditetapkan atau sekedar kerja asal2an? Klo ada target saya juga pengen tahu sebenarnya targetnya seperti apa? Soalnya jalan2 berubang tsb sudah 1 bulan lebih dibiarkan seperti itu, apa nggak ada target waktu perbaikan, misalnya dalam 1 minggu setiap ada lubang di jalan harus sudah ditambal/perbaiki.

3. Gimana klo ada kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan lubang2 tersebut, misalnya motor terjungkal karena nabrak lubang tersebut. Apakah korban kecelakaan bisa nuntut pihak berwenang atas KELALAIAN nya menjalankan tugas, i.e. maintain kodisi jalan. Atau korban kecelakaan mendapatkan ganti rugi atas kecelakaan akibat jalan berlubang? (mimpi)

4. Kemana larinya pajak yang kami bayarkan tiap bulannya???

Pls note lagi: Foto ini diambil di jalan2 utama yang terletak di Batam Center, tempat kumpul bangunan2 termegah dan penuh kuasa. Buat yang nggak tau Batam dan apa itu Batam Center, sekedar informasi klo di Batam Center ada beberapa bangunan besar nan megah bertuliskan :

1. Pemerintah Kota Batam

2. DPRD Kota Batam

3. Otorita Batam

4. International Ferry Terminal Batam Center (pintu masuk tempat sebagian wisatawan dari Singapur atau negara lain yang datang ke Batam/Indonesia lewat Singapura masuk ke negara kita tercinta)

Semoga saya tidak diuber2 pihak berwenang karena tulisan ini, toh tiap penduduk Batam yang setiap hari lewat jalan2 di Batam sudah mahfum atas kondisi jalan yang mereka lalui, atas kondisi negara kita yang baru saja ‘bangkit’ dari krisis ekonomi ‘dahsyat’ shg blm bisa memperhatikan hal2 kecil sperti jaln berlubang.

Terimakasih buat masyarakat Batam yang dengan sabar bekerja keras dan setia penuh pengabdian mbayar pajak tiap bulan/tahunnya demi pembangunan daerah/bangsa ini. Juga dengan sabar tiap hari melintasi jalanan di Batam yang bisa saja bukannya mengantarkan ke tempat tujuan tapi ke rumah sakit/duka.

MERDEKA !!!???

26 Tanggapan ke “Oh pajak kemana lari mu?”

  1. dio Berkata

    Merdeka, hidup ragil !!!! seharusnya kemarin pas maju bareng2 karena tower itu, kita ajukan juga yg ini ” bahwa rakayt juga berhak menuntut haknya, jangan hanya ditagih kewajiban saja”

  2. danalingga Berkata

    Wah, kok bisa gitu ya mas? Apa memang pemda batam semiskin itu, sampe jalan utama aja nggak bisa di perbaiki. :(

  3. zal Berkata

    ::mungkin karena rumah, rukonya masih kosong, jadi dikira ngga bakal ada yg lewat…lagian ape-ape itu bayar pajaknya kemana…???, ama yang ditinggalin di rumah ya…

  4. joyo Berkata

    @dio
    iya lain kali, saya sih pengennya bareng temen2 klub fotografi bikin pameran foto ‘pembangunan’ dan pameran tersebut digelar diselasar salah satu bangunan megah tersebut diatas. :)

    @dana
    Oooo ndak mas, Batam kaya bin makmur, lha wong pulo seuplik dan penduduknya gak nyampe sejuta jiwa. Yang saya bangga adlah para ‘petugas pengabdi’ masyarakatnya sangat rajin dan hemat spt semboyan orang tua/guru2 kita dulu di SD, “rajin pangkal pandai” dan “hemat pangkal kaya”. Rajin menabung walopun MUNGKIN itu uang rakyat tapi entah nabungnya dimana, sekaligus hemat supaya kelak jadi kaya dan hasilnya bisa dinikmati anak cucu, walopun entah juga anak cucunya siapa.

  5. joyo Berkata

    @zal
    mungkin juga, tapi nggak ah wong itu dijalan2 utama kok. hmmm soal ap2 itu saya gak tua juga mereka bayar ato nggak, klo mreka nggak mbayar mustinya didenda to sama pemerintah. hmmm gak tau juga saya, yg jelas lubang2 itu bahaya. pernah juga dengar dari teman kantor klo dulu ada yang pernah meninggal karena kecalakaan dan kecelakaannya karena nabrak lubang :(

  6. rozenesia Berkata

    Wah, Batam menurut saya kota yang lumayan besar. Tapi kok jalan besarnya memprihatinkan begitu ya. :?
    Meskipun memang, jalan lintas kota maupun dalam kota di luar Jawa kebanyakan memang ironis…

    Pajak kita untuk memuluskan jalan pejabat, mas. :P

  7. Viar MS Berkata

    udah sempet makan nyawa juga ya gil?
    pemerintahan, lahan basah
    lahan penuh godaan
    tambang uang
    ranjau dosa

  8. benbego Berkata

    positive thinking aja deh. paling buat ngurusin perbaikan jalan, dapur, beli mobil..! :D
    ya seperti itulah!

  9. zal Berkata

    ::sepertinya sih, batam memang sedang pengembangan kota dan konsentrasinya di batam center kan, kalau dilihat jalan ke arah airport makin bagus, kabarnya sekarang malah lebih dilebarin, bisa jadi pemkot melihat kondisi ini menjadi dilema, kalaupun diperbaiki, jika dilewati alat berat untuk pembangunan, daya tahan jalan engga akan mampu menahan, akan rusak dalam waktu dekat , mungkin menjadi mubazir (meskipun mubazir itu engga ada..)
    maktu aku kebetulan ada urusan kesana, lobang-lobang ditambal dengan tanah keras… mungkin hal seperti ini yang disarankan…sudah mulai hujan ya…

  10. joyo Berkata

    @rezenesia
    betul juga mungkin untuk memuluskan dan memperlancar jalan pejabat :(

    @viar
    yah beruntukng aku bukan PNS :)
    jauh dari godaan. gak tau juga ya klo sempat jadi PNS bisa tahan godaan ato nggak :)

    @benbego
    jalan2 ke luar negeri, beli rumah baru, mobil baru, dll.

    @zal
    hehehe betul mas. jalan ke airport memang lagi dibetulin. tapi ada tapinya lo.
    klo mas peratikan lagi. amburadul!! potong sana2 potong sini, spt gak ada master plan ni kota modibangun gimana 30 – 50 kedepan. Yah mudah2an tetap jadi lebih baik.

    betul, kdang juga peke semen, kdang dibiarin mengangga sampe ada yang naruh batu besar2 buat nutup tu lubang :D

  11. celotehsaya Berkata

    lho…ik beloem komen disini to…??? :?

    prasaan oedah batja degh…

    kalo di tempat ik djoega banjak lobang-lobangnja….dan itoe disebabkan karena daerah ik masih daerah membangoen…djadinja masi banjak troek bahan bangoenan jang berat-berat itoe lewat…ditambah bis bis jang daja angkoetnja djoega loemajan….

    djadinja ja~~~hantjoer oedah djalannja….

  12. alex Berkata

    Hohoho… pajak ya, bro?

    Pajak itu larinya ke brankas-brankas penyimpanan negara buat ngemplang utang para bankir dan konglomerat yang mangkir dari kewajiban.

    Makanya belakangan gencar kampanye utk membayar pajak. Segala dalil agama juga dibawa tuh sebagai pemanis ajakan :mrgreen:

  13. joyo Berkata

    @selo
    kok singapur jln2 utamanya ttp mulus y walopun pbangunak kotanya 10kali lbh berat dr batam?!
    @alex
    iya udah gt gak ada yg ngerutuk bangkir, knglomerat, dan pjabat korup spt mereka ngerutk anggota dan pimpinan alqayidah alislamiyah, yg blm apa2 aset pribadinya dsita. Agama memang manis :)

  14. alex Berkata

    Nah! Itu dia kesalahan orang-orang yang merasa nyaman sendiri dalam beragama.
    Aku sendiri ndak suka sikap fanatik ndak jelas begitu.

    Kalo memang agama itu panduan kebenaran, ya mesti bersikap benar harusnya para penganutnya, peduli apapun agamanya.

    Sayangnya…
    Malah kalo ada orang sepertiku yang notabene muslim bilang begitu, mereka™ mencak-mencak dan memaki sebagai komunis-atheis :lol:
    Stupid! I’m a socialist!
    Pernah belajar ndak sih mereka™ itu?

    Yah… agama memang dianggap sudah cukup untuk manis-manis saja :roll:

  15. joyo Berkata

    @alex
    itulah, apapun klo dah mapan orang jadi enggan beranjak, nggak cuma agama saya kira, politik, budaya, bahkan dalam pekerjaan sehari-hari klo dah mapan pasti enggan untuk beranjak, seperti terjebak dalam ritualnya sendiri. ritual beragama, ritual berpolitik, ritual bekerja…sampe2 tujuannya terlupakan.

  16. qzink666 Berkata

    Disamping banyak lubang berjalan, Batam ternyata jalannya berlubang ya, mas?

  17. br4inst0rming Berkata

    kalo ga’ salah pemerintah kan mau bikin batam jadi saingannya singapura ya??
    gimana ceritanya itu??

  18. saya Berkata

    setau saya tanah di Indonesia memang relatif lembek…jadi semakin kuat konstruksi jalan yang dibangun, semakin cepat hancur jalan itu….ditambah sering hujan pulak…berlubang degh…

    IMO, diurug dulu ampe tanahnya padet, baru dibangun jalan…

    tapi mahal ahh…semakin mahal semakin besar kesempatan korupsi

    beidewei eniwei basbang…apdett apdett

  19. joyo Berkata

    @qzink666
    iya dimana2 banyak lubang, harus hati2 :D

    @br4inst0rming
    hmmm pemerintahan nya ganti kebijakan nya juga ganti, gak jelas mas, keburu disabet Malaysia, mereka juga bikin kawasan industri dan zone ekonomi ekslusif ditambah malaysia – singapura udah ada jembatan penghubungannya. Batam kyknya dapat sisa2 aj tu.

    @saya
    ah kebanyakan alasan! hehehe
    udah diupdate.

  20. masliliks Berkata

    wujudkan masyarakat yang sadar dan taat pijat

  21. joyo Berkata

    @maslilik
    eloh kok taat pijat mas? bukannya rajin minum jamu? :D

  22. Guh Berkata

    Pantas, di batam aja masih gitu, wajar aja kalo di pedalaman masih seperti daerah tanpa pemimpin. Di lampung, retribusi jalan banyak sekali, pungli polisi juga luar biasa, tapi jalan tetap busuk.

  23. joyo Berkata

    @Guh
    sama Mas, saya pernah ke Ambon, Manado, Ternate, Banda…samuanya sama…sama2 kacau :)
    tapi klo menurut teori chaos, dari kekacauan pasti muncul keteraturan, soal kapan munculnya, mari kita tunggu sama2 :)


  24. [...] gambar ada yang dikebet dari sini [...]

  25. Eka Berkata

    keadaan akan tambah parah kalo masih terserang banjir…

  26. than Berkata

    aaaaddddddddddddduuuuuuuuuuuuhhhhhhhhh……………..
    enak bgt ya kalu nongkrong di jamban smbil buang itu tuhhhhh
    coba ajh rasain


Tinggalkan Balasan